AS dan Tiga Negara Eropa Jatuhkan Sanksi, Iran Nyatakan Terbuka untuk Diplomasi

| Minggu, 15/09/2024 17:05 WIB


AS dan Tiga Negara Eropa Jatuhkan Sanksi, Iran Nyatakan Terbuka untuk Diplomasi Sebuah Airbus A320-200 IranAir di atas Bandara Nikola Tesla di Belgrade, Serbia, 13 Maret 2018. REUTERS

DUBAI - Menteri luar negeri Iran mengatakan bahwa Teheran terbuka terhadap diplomasi untuk menyelesaikan perselisihan tetapi tidak terhadap "ancaman dan tekanan". Hal itu dilaporkan media pemerintah pada hari Sabtu, setelah AS dan tiga negara Eropa menjatuhkan sanksi terhadap sektor penerbangan negara tersebut.

Komentar Abbas Araqchi muncul sehari setelah kepala diplomat Uni Eropa mengatakan blok tersebut sedang mempertimbangkan sanksi baru yang menargetkan sektor penerbangan Iran, sebagai reaksi atas laporan Teheran memasok rudal balistik ke Rusia dalam perangnya melawan Ukraina.

"Iran terus melanjutkan jalannya sendiri dengan kekuatan, meskipun kami selalu terbuka untuk melakukan pembicaraan guna menyelesaikan perselisihan ... tetapi dialog harus didasarkan pada rasa saling menghormati, bukan pada ancaman dan tekanan," kata Araqchi, menurut kantor berita resmi IRNA.

Araqchi mengatakan pada hari Rabu bahwa Teheran tidak mengirimkan rudal balistik apa pun ke Rusia dan sanksi yang dijatuhkan kepada Iran oleh Amerika Serikat dan tiga kekuatan Eropa tidak akan menyelesaikan masalah apa pun di antara mereka.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan Prancis pada hari Selasa menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran, termasuk tindakan terhadap maskapai nasionalnya, Iran Air.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sanksi Amerika Negara Eropa Penerbangan Iran