Benua Afrika Bakal jadi Pasar Baterai Kendaraan Listrik Indonesia

Budi Wiryawan | Selasa, 30/07/2024 05:05 WIB


Luhut menjelaskan populasi di Afrika akan berlipat ganda pada 2045, sehingga akan menjadi pasar yang besar Mobil listrik di stasiun pengisian daya. (Foto: Ist)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, Benua Afrika akan menjadi pasar baterai kendaraan listrik atau electrical vehicle/EV yang diproduksi dalam negeri.

Luhut menjelaskan populasi di Afrika akan berlipat ganda pada 2045, sehingga akan menjadi pasar yang besar.

"Jadi ini adalah pasar yang besar juga untuk ini. Jadi mari kita bekerja sama dan saya percaya dengan kolaborasi, kita dapat menyelesaikan banyak masalah," jelas Luhut ketika ditemui di Jakarta, Senin (29/7/2024).

Luhut bilang, untuk menyukseskan hal tersebut dirinya juga sempet berkunjung ke Afrika. Katanya, komunikasi dan rencana kolaborasi itupun disambut baik oleh Afrika.

Baca juga :
Waspada Risiko Riba saat Transaksi Emas Secara Online

"Mereka melihat Indonesia sebagai negara yang dapat membantu Afrika dalam kendaraan listrik," terangnya.

Baca juga :
Hari Berbagi Nasional Diperingati Setiap 15 Juli, Ini Sejarahnya

Menurutnya komunikasi ini akan ditindaklanjuti dalam dua bulan lagi, melalui forum yang akan diselenggarakan pada 2 hingga 3 September mendatang atau pada saat forum Asia-Afrika, yakni High Level Forum Multistakeholder Partnership dan Indonesia-Africa Forum, di Nusa Dua, Provinsi Bali.

Baca juga :
Profil Menteri PU Dody Hanggodo, Insinyur Perminyakan ITB yang Kini Disorot
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Afrika Baterai Kendaraan Listrik Luhut Panjaitan