WNA yang Terjaring Operasi Bali Becik Terancam di Deportasi

Budi Wiryawan | Minggu, 30/06/2024 02:05 WIB


Imigrasi ingin pastikan WNA yang masuk ke Bali merupakan wisatawan yang berkualitas baik atau good quality traveler Dirjen Imigrasi Silmy Karim (Gema Pos)

JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim ancam deportasi 103 warga negara asing (WNA) yang ditangkap dalam operasi Bali Becik atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan siber.

"Dan bisa kita deportasi. Di Undang-undang (UU) bisa kita melakukan itu. Kita dasarnya UU. Kita tunggu saja sebulan ini berapa kita bisa operasi," ujar Silmy.

Ancaman ini disampaikan, karena Imigrasi ingin pastikan WNA yang masuk ke Bali merupakan wisatawan yang berkualitas baik atau good quality traveler.

Silmy mengaku selama ini terus mendapat masukan masyarakat terkait wisatawan asing yang meresahkan.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Adapun Imigrasi masih mendalami motif kejahatan yang diduga dilakukan oleh 103 WNA tersebut.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

"Ini biasanya di Indonesia itu kaitan dengan scam. Online scammer. Kita lagi dalami. Biasanya penipuan secara siber. Itu dari yang 103," katanya.

Selain itu, Silmy mengingatkan kepada wisatawan asing yang masuk ke Indonesia untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Apalagi, berdasarkan data jumlah wisatawan asing yang masuk Indonesia naik 30 persen terhitung hingga Mei 2024.

"Bandingkan 1 Januari 1 Mei 2023. Itu naik 30 persen. Artinya memang makin banyak minat, apa karena tourism atau bisnis. Itu meningkat. Dan kita tunjukkan kita ada aturan main," kata Silmy.(ant)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Warga Negara Asing Imigrasi Silmy Karim