Lukai 33 Orang, Indonesia Selidiki Badai Tornado Berskala Besar Pertama

Yati Maulana | Jum'at, 23/02/2024 14:05 WIB


Lukai 33 Orang, Indonesia Selidiki Badai Tornado Berskala Besar Pertama Seorang pria berdiri di dekat rumah-rumah yang rusak akibat angin puting beliung di desa Sukadana di Sumedang, provinsi Jawa Barat, Indonesia, 22 Februari 2024. Antara Foto via Reuters

JAKARTA - Indonesia dilanda angin puting beliung dengan skala yang belum pernah tercatat di negara ini, melukai sedikitnya 33 orang dan merusak bangunan, kata pejabat pemerintah.

Setelah angin kencang menyapu kota Sumedang di provinsi Jawa Barat pada hari Rabu, ahli iklim di badan penelitian pemerintah BRIN Erma Yulihastin mengatakan badan tersebut akan “merekonstruksi dan menyelidiki tornado tersebut”.

Dalam postingan di aplikasi media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter, dia mengatakan hal itu mirip dengan jenis angin kencang yang sering terjadi di belahan bumi utara. Hingga saat ini, hanya angin puting beliung berukuran lebih kecil yang dikenal dengan nama "angin puting beliung" yang tercatat terjadi di Indonesia.

Badan Mitigasi Bencana Indonesia mengatakan korban luka hanya mengalami luka ringan.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Dalam video yang dilihat Reuters, angin yang bertiup di langit menyedot atap-atap pabrik. Dalam video lain yang ditayangkan saluran berita Kompas TV, pepohonan berguncang hebat di jalan utama kota.

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China

Video ketiga menunjukkan panel depan sebuah toko serba ada runtuh dan warga berteriak.

Kay Tiara, warga Sumedang, mengatakan kepada Reuters bahwa dia sempat merasa panik saat angin mendekat.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

“Ayah saya sedang duduk di teras kami dan tiba-tiba dia melihat plastik beterbangan dan berputar-putar. Tak lama kemudian, angin kencang datang mendekati rumah saya,” kata Kay.

“Atap rumah saya langsung terbang. Saya dan keluarga berlindung di dalam rumah,” tambahnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Badai Tornado Jawa Barat Pertama Kali