Harus dijelaskan ke publik, sampai sejauhmana teknologi security sistem ini mampu menunjang kinerja dan tingkat produktifitas DPR.
Pembangunan security system tidak urgen dilakukan saat ini. Apalagi menggunakan dana APBN 2021 yang banyak menyerap utang.
Dalam web lpse tersebut dijelaskan bahwa tender diikuti 17 perusahaaan dan sudah ada pemenang tendernya, dengan nilai Rp56.061.745.300,00.
Pembangunan security system DPR sebagai proyek mubazir dan tidak membawa kesejahteraan rakyat.