Menlu Retno mengingatkan tantangan dunia di tahun 2023 akan semakin berat. Sebab, ketidakpastian global dan situasi geopolitik yang sangat dinamis masih akan menjadi karakteristik dunia.
Sosialisasi Masif Untuk Membiasakan Pendidik dan Murid Hidup Sehat Harus Konsisten
P2G mendorong pemerintah mempertimbangkan memulai sekolah PTM 100 persen bertahap, tentu berdasarkan kajian epidemiologis dan data mutakhir.
Demi kebaikan semua dan melindungi anak-anak sekolah maka sepakat perlunya dievaluasi PTM
berdasarkan Rapat Terbatas (Ratas) pada Senin, 31 Januari 2022, pemerintah kini membolehkan jumlah siswa dikurangi, dari sebelumnya 100 persen menjadi 50 persen.
Pemberhentian PTM tersebut dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Jabar mendapatkan permintaan dari Wali Kota Bogor Bima Arya.
Sekolah yang bisa menggelar PTM dengan kapasitas 100 persen itu hanya di daerah dengan status PPKM level satu atau dua.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak bisa serta merta menutup ribuan sekolah karena ada temuan kasus positif COVID-19 ataupun Omicron di satu sekolah.
Kebijakan PTM 100 persen di wilayah yang berstatus PPKM Level 1 dan 2 bisa efektif jika mengedepankan upaya pengendalian dan pencegahan.
Belajar dari beberapa negara, seperti Korea Selatan yang sempat memberlakukan PTM 100 Persen tetapi dicabut dan sekolah ditutup lagi, karena menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.
Sektor esensial beroperasi dengan kapasitas 50-75 persen dan sektor kritikal maksimal 100 persen dari kapasitas.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)menyarankan agar pelaksanaan PTM hanya dilaksanakan ketika 100% guru dan petugas sekolah rampung menerima vaksin Covid-19.
Menurut Lestari, besarnya peluang di sejumlah sektor pembangunan, memberi harapan dan optimisme masyarakat yang terus meningkat.
Audit ulang kesiapan penyelenggara pendidikan dan peserta didik dalam melakukan PTM harus dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap persyaratan yang ditetapkan pemerintah dalam penyenggaraan PTM di sejumlah daerah
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemdikbudristek, Franka Makarim menyebut jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), menghadapi tantangan besar semasa pandemi ini.
Tetapi cermati beberapa negara ASEAN, sebut saja Singapura dan Malaysia yang kembali berjibaku mengatasi Covid-19.
Evaluasi secara menyeluruh harus segera dilakukan terhadap penyelenggaraan PTM yang menyebabkan klaster Covid-19.
Komunikasi yang baik antara orang tua dan guru bisa juga dimanfaatkan untuk memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 bila ada keluarga yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.
Yang menjadi persoalan jika madrasah yang menggelar PTM di zona hijau itu dihimpit daerah dengan status zona merah atau tinggi kasus Covidnya.