Serangan Israel menargetkan Lebanon timur dan selatan pada hari Minggu, lapor media pemerintah Lebanon.
Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menyebutkan bahwa 2.969 orang tewas dan 9.112 orang terluka akibat serangan Israel sejak awal Maret lalu
Militer Israel telah memerintahkan penduduk di lima kota dan desa di Lebanon untuk meninggalkan rumah mereka karena menjadi sasaran militer
Pasukan UNIFIL mengatakan bahwa serangkaian insiden drone di Lebanon selatan telah membahayakan para pasukan penjaga perdamaian
UNICEF menyatakan setidaknya 59 anak tewas atau terluka di Lebanon selama sepekan terakhir meskipun ada perjanjian gencatan senjata.
Save the Children menyatakan bahwa rata-rata empat anak terbunuh atau terluka setiap harinya di seluruh Lebanon sejak gencatan senjata.
Lebanon mau gencatan senjata menjadi syarat utama bagi Lebanon untuk melanjutkan pembicaraan dengan Israel
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyambut baik perpanjangan tiga pekan atas gencatan senjata Lebanon dan Israel
Lebanon mengutuk pembunuhan jurnalis Amal Khalil di kota Al-Tayri selatan usai pasukan Israel mengejarnya ke sebuah rumah.
Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah melancarkan empat operasi militer terhadap tentara Israel (IDF) sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel
Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama meminta pemerintah memastikan perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon
Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan bahwa gencatan senjata 10 hari yang sedang berlangsung dengan Israel tidak dapat bersifat sepihak
Warga Beirut Selatan Masih Takut Menetap di Rumah Pasca Gencatan Senjata.
Lebanon berupaya mencapai gencatan senjata permanen dengan Israel melalui negosiasi untuk memulihkan stabilitas
Menhan Israel, Israel Katz mengatakan bahwa operasi militer melawan kelompok militan Hizbullah belum selesai.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati 10 hari gencatan senjata
Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 18 orang di wilayah selatan Lebanon pada Sabtu 11 April 2026.
Hizbullah sebut pihaknya telah menyerang tentara Israel di rumah di kota Shamaa di Tyre, Lebanon Selatan.
Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan bahwa tempat-tempat penampungan bagi warga yang mengungsi di Lebanon sangat penuh sesak.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee mengancam akan menyerang ambulans sebagai target operasinya di Lebanon.