• News

2.969 Orang Lebanon Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret

M. Habib Saifullah | Minggu, 17/05/2026 05:01 WIB
2.969 Orang Lebanon Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan wilayah di kota Nabatieh, Lebanon selatan, pada 11 April 2026 (Foto: Abbas Fakih/AFP)

BEIRUT - Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa jumlah korban kumulatif dari serangan berkelanjutan oleh Israel antara 2 Maret dan 16 Mei telah mencapai 2.969 orang tewas dan 9.112 orang terluka.

Sebelumnya United Nations Children`s Fund (UNICEF), baru-baru ini menyatakan setidaknya 59 anak tewas atau terluka di Lebanon selama sepekan terakhir meskipun ada perjanjian gencatan senjata.

UNICEF juga memberi peringatan bahwa dampak fisik dan psikologis di kalangan penyintas muda akan semakin parah.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, sedikitnya 23 anak tewas dan 93 lainnya terluka sejak gencatan senjata mulai berlaku pada tengah malam antara 16 dan 17 April sehingga jumlah total korban anak-anak sejak 2 Maret mencapai 200 tewas dan 806 terluka.

Pada Rabu lalu saja, sedikitnya 33 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam eskalasi serangan Israel di wilayah selatan dan tengah Lebanon, menurut Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat (Public Health Emergency Operations Center) Lebanon dan media lokal.

"Anak-anak tewas dan terluka ketika mereka seharusnya kembali ke ruang kelas, bermain bersama teman-teman, dan pulih dari ketakutan serta kekacauan yang telah berlangsung berbulan-bulan," kata Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Edouard Beigbeder.