Arauca tahun lalu menerima ratusan pengungsi yang melarikan diri dari negara tetangga Venezuela menyusul pertempuran antara tentara Venezuela dan kelompok sempalan FARC yang juga beroperasi di sisi perbatasan Venezuela.
“Meskipun saya telah belajar di universitas selama setahun, tetapi hari ini saya merasa seolah-olah ini adalah hari pertama saya di universitas. Ini adalah pertama kalinya saya mengalami kehidupan universitas yang sesungguhnya dengan berbagai kegiatan," tuturnya.