Robert Card Tersangka Penembakan Massal di Maine Ditemukan Tewas

Tri Umardini | Sabtu, 28/10/2023 11:30 WIB


Robert Card Tersangka Penembakan Massal di Maine Ditemukan Tewas Robert Card Tersangka Penembakan Massal di Maine Ditemukan Tewas. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Tersangka penembakan massal hari Rabu (25/10/2023) di Lewiston, Maine, yang menewaskan 18 orang dan 13 lainnya luka-luka, ditemukan tewas, kata sumber kepada CNN, Jumat (27/10/2023).

Robert Card (40), ditemukan tewas di hutan dekat Lisbon, Maine, kata sumber tersebut kepada CNN.

Berbagai sumber penegak hukum mengatakan kepada ABC News bahwa dia ditemukan tewas karena luka tembak yang dilakukan sendiri.

Pihak berwenang mengatakan panggilan pertama tentang penembakan terjadi pada Rabu (25/10/2023) pukul 18:56 yang melaporkan adanya penembakan di Just-In-Time Recreation, sebuah arena bowling.

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Pada pukul 19:08, ada panggilan masuk tentang penembakan di Schemengees Bar and Grille, sekitar empat mil jauhnya.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Tujuh orang tewas di Just-In-Time. Di Schemengees, yang berjarak sekitar empat mil dari Just-In-Time, tujuh orang terbunuh di dalam dan satu orang terbunuh di luar bar.

Tiga korban meninggal di rumah sakit, kata pihak berwenang.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Delapan dari korban fatal telah diidentifikasi, kata pihak berwenang pada Kamis pagi. Karena 10 korban lainnya belum teridentifikasi, surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk tersangka delapan tuduhan pembunuhan, kata pihak berwenang.

Dikutip dari People, juru Bicara Angkatan Darat Bryce Dubee memberitahu bahwa tersangka adalah Spesialis Pasokan Minyak di Cadangan Angkatan Darat AS.

Associated Press, mengutip buletin polisi negara bagian, melaporkan tersangka baru-baru ini dimasukkan ke fasilitas kesehatan mental selama dua minggu pada musim panas lalu.

Berdasarkan buletin tersebut, tersangka mengancam akan melakukan penembakan di pangkalan militer di Saco, Maine.

Buletin itu juga mengatakan tersangka mengatakan dia mendengar suara-suara.

Lewiston memiliki populasi sekitar 38.500 jiwa, dan merupakan kota terpadat kedua di negara bagian ini setelah Portland, yang terletak sekitar 35 mil ke arah selatan.

Ini adalah rumah bagi Bates College dan Dempsey Center, yang didirikan oleh aktor Patrick Dempsey untuk memberikan dukungan bagi orang-orang yang menderita kanker ovarium. (*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Robert Card penembakan massal Maine Lewiston