Korsel, Jepang, dan AS Kutuk Pasokan Senjata Korea Utara ke Rusia

Yati Maulana | Jum'at, 27/10/2023 15:03 WIB


Korsel, Jepang, dan AS Kutuk Pasokan Senjata Korea Utara ke Rusia Bendera negara Rusia dan Korea Utara di Vladivostok, Rusia 25 April 2019. Foto: Reuters

SEOUL - Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat mengecam keras pasokan senjata dan peralatan militer oleh Korea Utara ke Rusia dan mengatakan mereka telah mengonfirmasi "beberapa" pengiriman senjata tersebut, demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Kamis.

Rusia dan Korea Utara membantah adanya transfer senjata dari Korea Utara untuk digunakan dalam perang Rusia melawan Ukraina di tengah laporan yang menurut Washington dan para peneliti menunjukkan pergerakan kapal yang membawa kontainer yang kemungkinan besar membawa senjata antara pelabuhan kedua negara.

Meskipun tidak mungkin untuk mengkonfirmasi isi pengiriman tersebut, laporan mengatakan kontainer dari Korea Utara kemudian terlihat dikirim ke fasilitas penyimpanan amunisi Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina.

“Republik Korea, Amerika Serikat, dan Jepang mengutuk keras penyediaan peralatan militer dan amunisi oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) kepada Federasi Rusia yang digunakan untuk melawan pemerintah dan rakyat Ukraina,” kata pernyataan itu.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Republik Demokratik Rakyat Korea adalah nama resmi Korea Utara.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

“Pengiriman senjata semacam itu, yang beberapa di antaranya kini kami konfirmasikan telah selesai, akan secara signifikan meningkatkan jumlah korban jiwa dalam perang agresi Rusia,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh menteri luar negeri ketiga negara tersebut.

Korea Utara sedang mencari bantuan militer dari Rusia untuk meningkatkan kemampuan militernya sebagai imbalan atas dukungan senjatanya untuk Moskow, katanya.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

“Kami memantau dengan cermat setiap materi yang diberikan Rusia kepada DPRK untuk mendukung tujuan militer Pyongyang,” katanya, seraya menambahkan bahwa setiap transaksi senjata dengan Korea Utara melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB yang disetujui oleh Moskow sendiri.

Korea Utara dan Rusia menjanjikan kerja sama militer yang lebih erat ketika para pemimpin mereka bertemu pada bulan September di timur jauh Rusia. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bulan ini dan membahas penerapan perjanjian yang dibuat pada pertemuan puncak tersebut.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korsel Jepang AS Bantuan Senjata Korut Rusia