Jokowi Kembali Tanggapi Polemik Dinasti Politik

Eko Budhiarto | Selasa, 24/10/2023 15:04 WIB


Jokowi Kembali Tanggapi Polemik Dinasti Politik Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menanggapi tudingan terkait dinasti politik yang belakangan disematkan sejumlah pihak kepada keluarganya.

“Ya itu kan masyarakat yang menilai,” kata Joko Widodo di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Jawaban serupa sebelumnya sudah disampaikan Jokowi, Jumat 13 Oktober 2023 lalu di sela kegiatannya di Indramayu, Jawa Barat.

Namun pada kesempatan kali ini Joko Widodo menekankan bahwa dalam kontestasi pemilu masyarakat menjadi pemegang kendali yang menentukan siapa calon yang akan terpilih.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

“Dalam pemilihan pun baik di pilkada, pemilihan wali kota, pemilihan bupati pemilihan gubernur, pemilihan presiden, itu semuanya yang memilih itu rakyat, yang menentukan itu rakyat, yang mencoblos itu juga rakyat, bukan kita, bukan elite, bukan partai, itulah demokrasi,” jelasnya.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Sebelumnya bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto merespons polemik dinasti politik, yang disematkan kepada Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, dia juga menyatakan bahwa dirinya adalaj dinasti merah putih yang cinta tanah air.

Prabowo menilai, kata dinasti politik jangan dibawa ke arah negatif.

Baca juga :
6 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

"Semua dinasti bung, jangan cari negatif tapi cari positifnya," kata dia saat ditanya terkait Dinasti Jokowi yang dilekatkan kepada Gibran Rakabuming Raka yang terpilih sebagai pendampingnya usai Rapimnas Gerindra di Jakarta, Senin (23/10/2023).

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
dinasti politik Jokowi