Swiss Ubah Antena Satelit Usang Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Yati Maulana | Minggu, 22/10/2023 02:02 WIB


Swiss Ubah Antena Satelit Usang Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Karyawan produsen dan pemasok listrik Swiss CKW memasang panel surya di parabola di Leuk Teleport and Data Center di Leuk, Swiss. Foto: Reuters

LEUK - Di pegunungan Alpen, dua perusahaan Swiss mengubah antena satelit usang menjadi panel surya raksasa, memanfaatkan medan pegunungan Swiss untuk menghasilkan energi ramah lingkungan yang sangat dibutuhkan.

Instalasi ini adalah yang kedua di kota Leuk di wilayah Valais yang mengubah antena tua menjadi pembangkit tenaga listrik.

Lokasinya yang bergunung-gunung berarti panel surya akan mendapat lebih banyak sinar matahari langsung, terutama di musim dingin, dibandingkan jika dipasang di dekat daerah perkotaan yang dataran rendah dan berkabut.

“Antena satelit bekas sangat ideal sebagai sistem energi surya,” kata CKW Group, penyedia layanan energi yang membantu Leuk Teleport dan Pusat Data dalam penggunaan kembali antenanya.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

“Mereka dapat secara fleksibel disejajarkan dengan matahari dan dengan demikian menghasilkan lebih banyak listrik dibandingkan panel surya konvensional.”

Baca juga :
O`Reilly Terpukau dengan Gol Solo Run Cherki Lawan Arsenal

Satu antena semacam itu dapat memenuhi kebutuhan energi 25 rumah tangga, menurut CKW Group.

Antena yang dilapisi panel surya, menyerupai piring terbang, berukuran diameter 32 meter (105 kaki) dan terletak sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga memungkinkan antena tersebut menerima tingkat sinar matahari yang optimal, bahkan di musim dingin.

Baca juga :
Guardiola Sebut Bernardo Silva Layak Jadi Legenda Klub

Pada bulan Agustus tahun lalu pemerintah Swiss meluncurkan kampanye sukarela untuk mendesak konsumen dan dunia usaha agar menghemat energi guna mencegah kekurangan gas dan listrik.

Energi matahari terbukti menjadi bagian dari solusi.

Swiss menghadapi tantangan besar: pada tahun 2050, akan terjadi kekurangan listrik sekitar 50 terawatt-jam per tahun,” kata Axpo Group, produsen energi terbarukan terbesar di Swiss yang memiliki CKW Group.

“Energi surya dapat memberikan kontribusi penting terhadap bauran energi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Antena Satelit Swiss Pembangkit Listrik