Petani Binaan Harita Nickel Panen Perdana Kedelai 2,9 Ton Per Hektar

Eko Budhiarto | Senin, 07/08/2023 18:46 WIB


Petani Binaan Harita Nickel Panen Perdana Kedelai 2,9 Ton Per Hektar Panen perdana kedelai petani binaan Harita Nickel di di Desa Panamboang, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Rabu (2/8/2023)

LABUHA - Program Pertanian Intensif Unggulan Nusantara (Taninusa) yang diinisiasi PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP) atau Harita Nickel bersama Kodim 1509/Labuha dan Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan berhasil melakukan panen perdana kedelai di Desa Panamboang, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Rabu (2/8/2023).

Tidak main-main, panen kedelai petani dampingan Harita Nickel mencapai 2,9 ton per hektar untuk kering panen atau 2,5 ton berat bersih. Angka ini melampaui produktivitas kedelai lokal yang rata-rata 1,5 ton per hektar.

Head of Community Affairs Harita Nickel Latif Supriadi mengatakan, meski masih merupakan demonstration plot (demplot) atau proyek percontohan, hasil panen perdana kedelai program Taninusa ini berhasil melampaui rata-rata produksi kedelai nasional sebesar 16,70 kuintal/hektar atau 1,67 ton/hektar.

Lebih lanjut Latif mengatakan, tanaman kedelai dipilih mengingat Kabupaten Halmahera Selatan masih mengandalkan pasokan kedelai dari luar daerah. Bahkan tidak ada data rata-rata produktivitas jagung dan kedelai Provinsi Maluku Utara yang tercatat di BPS. Kebutuhan inilah yang dijawab oleh program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Harita Nickel yang mengintegrasikan konsep pertanian terpadu.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Perusahaan melakukan pendampingan kepada kelompok binaan dari hulu ke hilir. Meliputi kelompok petani, nelayan dan UMKM, yang dihubungkan dengan perusahaan sebagai pasarnya. Hasil panen kedelai ini selanjutnya akan dibeli oleh UKM binaan Perusahaan sebagai bahan baku pembuatan tempe dan tahu untuk disuplai ke kantin karyawan Harita Nickel

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

"Kebutuhan kedelai kami di Site Pulau Obi mencapai 24 ton per bulan. Petani tidak perlu khawatir karena berapa pun jumlah panennya akan kami beli,” ujar Latif seperti dikutip dari siaran pers, Senin (7/8/2023).

Komisaris Utama Harita Nickel Donald J Hermanus yang turut hadir saat panen perdana kedelai Taninusa di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, menambahkan, pihaknya peduli dan turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

"Salah satunya lewat Taninusa yang merupakan bagian dari program PPM (CSR). Hasil panen yang melimpah ini merupakan harapan baru untuk menggerakkan sektor pertanian di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara," kata Donald. 

Menurutnya, sukses Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Taninusa memberikan banyak manfaat. Tidak hanya bagi petani tapi juga bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Selain mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan petani, panen kedelai ini juga bisa mengendalikan inflasi Kabupaten Halmahera Selatan karena tidak perlu lagi mendatangkan kedelai dari luar daerah.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Harita Nickel kedelai panen perdana