Bupati Indramayu Kaget Ada Hotel di Dalam Al-Zaytun

Ariyan Rastya | Selasa, 25/07/2023 21:07 WIB


Bupati Indramayu Kaget Ada Hotel di Dalam Al-Zaytun Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Foto: radarcirebon

JAKARTA - Bupati Indramayu Nina Agustina, kaget mendengar adanya hotel di dalam Mahad Al-Zaytun. Nina mengaku pihaknya masih akan terus mengusut tuntas kontroversi yang terjadi di Al-Zaytun.

"Ada hotel? Waduh, saya tidak tahu. Nanti kita cek," kata Nina dalam konferensi pers, Selasa (25/7).

Nina juga mengaku pihaknya akan menelusuri seluruh aset yang dimiliki Panji Gumilang selaku pimpinan pondok pesantren. Nina juga akan memeriksa laporan pajak Al-Zaytun dari sejak awal berdiri.

"Tadi kita sudah rapat. Semua aset akan diinventarisir. Yang paling utama adalah pemerintah kabupaten (akan melakukan) penertiban pajak dan perijinan usaha," lanjut Nina.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Hotel yang diketahui berada di komplek pondok pesantren Al-Zaytun tersebut bernama Wisma Tamu Al Islah. Jika ditelisik dari aplikasi google maps, terlihat jika hotel tersebut berada di dekat Masjid Al Hayat dan gerbang lama Mahad Al-Zaytun.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Berdasarkan review pada aplikasi tersebut, Wisma Tamu Al Islah mendapatkan rating 4,6 poin dari 5 poin, selain itu fasilitas di Wisma Tamu Al Islah dikabarkan setara hotel bintang tiga. Nina Agustina mengatakan jika pihaknya akan segera melakukan inventarisasi terhadap aset-aset yang dimiliki oleh Mahad Al-Zaytun.

Nina menambahkan dalam pernyataannya jika pihak pemkab akan mengambil langkah tegas akan diberikan jika ternyata aset yang dimiliki Al-Zaytun miliki tidak berizin atau tidak sesuai peruntukannya.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Sebelumnya bangunan galangan kapal maupun usaha penggergajian kayu milik Al-Zaytun yang berada di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu disegel oleh pemkab setempat.

Jika sebelumnya bangunan untuk galangan kapal milik Al-Zaytun disegel Pemkab Indramayu pada 15 Oktober 2022 karena belum lengkap perizinannya, pada tanggal 20 Juli 2023 giliran usaha penggergajian kayu yang disegel.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Al Zaytun Panji Gumilang Bupati Indramayu