Pujian Budiman Sudjatmiko ke Prabowo Buntut Keengganan Elit PDIP Dukung Pencapresan Ganjar

Ariyan Rastya | Kamis, 20/07/2023 09:55 WIB


Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyebut masih banyak kader PDI Perjuangan yang merasa tidak puas terhadap Ganjar Pranowo yang diusung sebagai calon presiden (capres).  Eks Aktivis 98 sekaligus kader PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko

JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyebut masih banyak kader PDI Perjuangan yang merasa tidak puas terhadap Ganjar Pranowo yang diusung sebagai calon presiden (capres). Terlebih, bagi kelompok elit PDIP yang pro terhadap Puan Maharani, hal itu membuat sebagian kader PDIP melakukan manuver politiknya sendiri.

Terbaru, salah satu kaderp PDIP sekaligus mantan aktivis 98 Budiman Sudjatmiko secara gamblang mengatakan capres Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok yang layak menjadi Presiden Indonesia selanjutnya. Hal itu menurut Dedi merupakan bentuk ketidakpuasan salah satu kader PDIP terhadap pengusungan Ganjar.

"Bisa saja, selain karena keengganan memenangkan Ganjar, juga karena sebagian elit mengetahui kekuatan Ganjar yang tidak cukup meyakinkan untuk menang," ucap Dedi, Kamis (20/7).

Menurut Dedi, kekuatan Ganjar yang cenderung tak sekuat Prabowo membuat sebagian kader PDIP bimbang antara terus mengekor dengan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum Partai atau mengamankan posisi dengan mendukung capres yang sudah jelas pendukung akar rumputnya.

Baca juga :
Fakta Menarik dari Lucid Dream yang Patut Diketahui

Dalam hasil survei terbaru IPO periode 5-13 Juni 2023, Ganjar hanya mengantongi jumlah suara sebanyak 26,8 persen. Gubernur Jawa Tengan tersebut berada di posisi ketiga di bawah Anies Baswedan dengan 31,5 persen dan Prabowo Subianto 37,2 persen.

Baca juga :
Kemendikdasmen Ajak Semua Pihak Wujudkan Sekolah Jadi Ruang Aman dan Nyaman

"Bahkan dalam survei IPO Ganjar memang tidak miliki suara cukup besar dibanding Anies dan Prabowo," tambah Dedi.

Dedi melanjutkan, situasi tersebut sejatinya imbas dari pengusungan Ganjar dan ketidakterimaan sebagian elit PDIP yang berada di gerbong Puan. Bahkan sebelum pengusungan Ganjar, Dedi melihat sudah banyak beberapa kader PDIP yang justru mengkritik Ganjar.

Baca juga :
30 Kapal Komersial Mulai Padati Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran-AS

Hal itulah yang membuat para elit partai Banteng Merah itu berbondong-bondong memuji Prabowo alih-alih mendukungnya sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang.

"Terbukti pada masa sebelum pengusungan Ganjar sudah banyak kader yang secara terang mengkritik Ganjar bahkan Jokowi yang terkesan membela Ganjar, dan sekarang situasi kekecewaan atas pilihan partai pada Ganjar mengemuka, mereka berbondong dukung Prabowo," imbuhnya.

Diketahui, eks aktivis 98 sekaligus kader senior PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyebut Prabowo sebagai sosok yang terbaik untuk memimpin Indonesia. Ia berharap Indonesia dapat dipimpin oleh Prabowo.

"Kita beri dukungan agar orang-orang baik bangsa ini seperti Pak Prabowo tidak terus diganduli masa lalu. Bangsa harus diselamatkan, demokrasi harus diselamatkan, kita hadapi krisis perang, teknologi, kesehatan," kata Budiman saat menyambangi kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/7) kemarin.

Budiman mengharapkan Indonesia dapat dipimpin oleh sosok putra terbaik bangsa yang paham akan strategi politik dan geopolitik dunia. Ia juga menyebut Prabowo sebagai sosok yang mampu menangani itu semua.

"Kapal Indonesia harus dikayuh oleh orang yang paham strategi, geopolitik, sejarah. Karena Indonesia kapal besar, bukan panggung entertain saja," pungkasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Prabowo Subianto Budiman Sudjatmiko Ganjar Pranowo Pilpres2024