Harga Pasta Melonjak, Menteri Perindustrian Italia Serukan Penanganan Krisis

Yati Maulana | Senin, 08/05/2023 03:03 WIB


Harga Pasta Melonjak, Menteri Perindustrian Italia Serukan Penanganan Krisis Seorang pekerja di pabrik pembuat pasta Italia De Cecco menyiapkan pasta di Fara San Martino, Italia, 29 November 2021. Foto: Reuters

JAKARTA - Menteri Perindustrian Italia Adolfo Urso pada Kamis menyerukan pertemuan krisis mengenai harga pasta, makanan pokok favorit negara itu, setelah melonjak lebih dari dua kali lipat tingkat inflasi nasional.

Kementerian Urso mengatakan biaya spageti dan produk pasta lainnya naik dari tahun ke tahun sebesar 17,5% di bulan Maret meskipun ada penurunan harga gandum. Pada bulan itu, harga konsumen yang diselaraskan dengan Uni Eropa (HICP) Italia naik secara keseluruhan sebesar 8,1%.

Pembicaraan krisis akan dipimpin oleh pengawas inflasi yang ditunjuk pemerintah pada 11 Mei, dan akan menandai pertemuan pertama komite baru yang dibentuk untuk memantau pergerakan harga yang tidak biasa, kata kementerian itu.

Otoritas yang kompeten dan asosiasi perdagangan dan konsumen akan ambil bagian di dalamnya, tambahnya.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Inflasi Italia bahkan naik lebih tinggi di bulan April menjadi 8,8% tahun-ke-tahun, didorong oleh lonjakan baru harga energi, kata badan statistik nasional ISTAT pada hari Selasa. Inflasi `inti`, setelah dikurangi makanan segar dan energi, stabil di 6,8% tahun-ke-tahun.

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pasta Italia Harga Melonjak Krisis