Amazon Memberhentikan Staf di AS, Kanada, dan Kosta Rika Pekan Ini

Yati Maulana | Kamis, 19/01/2023 23:30 WIB


Amazon Memberhentikan Staf di AS, Kanada, dan Kosta Rika Pekan Ini Amazon. Foto: Reuters

JAKARTA - Amazon.com Inc (AMZN.O) akan memangkas beberapa pekerjaan di Amerika Serikat, Kanada, dan Kosta Rika pada akhir Rabu waktu setempat sebagai bagian dari rencananya untuk memberhentikan 18.000 karyawan, kata raksasa e-commerce itu dalam sebuah memo kepada staf yang terlihat oleh Reuters.

PHK adalah yang terbaru di sektor teknologi AS, dengan perusahaan memangkas tenaga kerja mereka yang membengkak dan memangkas biaya untuk membalikkan ekses era pandemi dan mempersiapkan ekonomi global yang memburuk.

Perusahaan memberhentikan 2.300 karyawan di Seattle dan Bellevue, menurut pembaruan di situs Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN). Undang-undang ketenagakerjaan AS mewajibkan perusahaan yang merencanakan PHK massal untuk memberi tahu karyawan 60 hari sebelum penutupan.

Kepala Eksekutif Amazon.com Andy Jassy mengatakan awal bulan ini pemotongan, sekitar 6% dari sekitar 300.000 karyawan perusahaan, sebagian besar akan berdampak pada divisi e-commerce dan sumber daya manusia.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Microsoft (MSFT.O) mengatakan sebelumnya pada hari Rabu akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan dan mengambil biaya $1,2 miliar.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amazon PHK Staf Unit Perangkat