PM Belanda: Perang di Ukraina Juga `Perang Kami`

Akhyar Zein | Jum'at, 23/09/2022 20:30 WIB


PM Belanda: Perang di Ukraina Juga `Perang Kami` Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (foto: getty images/ bloomberg.com)

JAKARTA - Perang di Ukraina juga merupakan “perang kami,” meskipun Belanda tidak secara harfiah berperang dengan Rusia, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan Kamis.

“Ini (juga) perang kami. Saya tidak mengatakan bahwa kita berperang dengan Rusia dalam arti kata yang sebenarnya, tetapi kita harus membantu Ukraina dengan semua sumber daya untuk memenangkan perang ini. Kami melakukan ini untuk diri kami sendiri, bukan untuk Ukraina,” kata Rutte dalam pidatonya di depan parlemen.

Presiden Rusia Vladimir Putin ingin mendirikan "Kekaisaran Rusia" yang hebat, katanya, seraya menambahkan "perang ini tidak akan berakhir dengan Ukraina."

“Lalu siapa korban selanjutnya? Maka konsekuensi bagi Ukraina, negara tetangga dan NATO serta Belanda secara keseluruhan akan jauh lebih besar.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

“Kami juga berada di bawah ancaman perang yang besar. Ini memengaruhi keamanan kami, kebebasan kami, dan kesejahteraan kami, ”tambahnya.

Baca juga :
David Alonso Gabung ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027

Rutte mengatakan Belanda tidak bisa membiarkan Putin menghancurkan “semua yang telah kita bangun bersama di Eropa setelah Perang Dunia Kedua,” menambahkan “kita tidak dapat kembali ke era di mana kekuatan yang kuat menang. Kita tidak bisa kembali ke pelanggaran HAM besar, penyiksaan dan kuburan massal.”

Dia menggarisbawahi bahwa itu bukan pilihan bagi Belanda “untuk melepaskan sanksi pendukung untuk membeli gas murah dari Rusia lagi. 

Baca juga :
Laga Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Ukraina Mark Rutte Kekaisaran Rusia