Blinken Menjamu Menlu Armenia dan Azerbaijan, Serukan Pembicaraan Damai

Yati Maulana | Selasa, 20/09/2022 23:50 WIB


Blinken Menjamu Menlu Armenia dan Azerbaijan, Serukan Pembicaraan Damai Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan delegasi Armenia dan Azerbaijan di New York City, 19 September 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan di New York pada hari Senin, menandai pembicaraan langsung pertama antara kedua belah pihak sejak bentrokan perbatasan mematikan bulan ini, kata Departemen Luar Negeri.

Armenia dan Azerbaijan menyetujui gencatan senjata pekan lalu, mengakhiri dua hari kekerasan terkait dengan perselisihan yang telah berlangsung puluhan tahun antara negara-negara bekas Soviet atas wilayah Nagorno-Karabakh.

Pertempuran, yang masing-masing pihak saling menyalahkan, menyebabkan lebih dari 170 tentara tewas dan mengancam akan menyeret Turki, pendukung utama Azerbaijan, dan sekutu Armenia Rusia ke dalam konflik yang lebih luas pada saat ketegangan geopolitik sudah tinggi. Baca selengkapnya

Menghadiri Ararat Mirzoyan dari Armenia dan Jeyhun Bayramov dari Azerbaijan di sela-sela Sidang Umum PBB, Blinken menekankan perlunya untuk mencegah pertempuran lebih lanjut dan kembali ke proses perdamaian, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

"Mereka membahas langkah selanjutnya, dan Sekretaris mendorong kedua pihak untuk bertemu lagi sebelum akhir bulan," kata Price.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Berbicara sebelum menjamu para menteri luar negeri pada hari Senin, Blinken mengatakan Washington "didorong oleh fakta bahwa pertempuran telah berhenti dan belum ada tindakan militer tambahan selama beberapa hari terakhir."

Pertempuran, dari 12-14 September, adalah yang paling mematikan sejak perang enam minggu pada tahun 2020 yang menewaskan ribuan orang dan membuat Azerbaijan memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan di dan sekitar Nagorno-Karabakh.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Menlu Blinken Armenia Azerbaijan Pembicaraan Damai