Pendukung Dua Klub Terlibat Aksi Kerusuhan Dalam Pertandingan di Stadion Stockholm

akhyar | Rabu, 31/08/2022 13:45 WIB


Pendukung Dua Klub Terlibat Aksi Kerusuhan Dalam Pertandingan di Stadion Stockholm Situasi kacau meletus di stadion Stockholm ketika para pendukung dua klub AIK dan Hammarby terlibat dalam aksi kekerasan setelah pertandingan sepak bola hari Minggu.(foto: Getty Images/https:uk.sports.yahoo.com)

JAKARTA - Situasi kacau meletus di stadion Stockholm ketika para pendukung dua klub AIK dan Hammarby terlibat dalam aksi kekerasan setelah pertandingan sepak bola hari Minggu.

Tak lama setelah peluit pertama dibunyikan, pendukung AIK dan Hammarby saling serang dan memulai aksi kekerasan dan menyebabkan kebakaran hebat di arena.

Banyak yang pendukung yang terlibat menggunakan topeng dan kembang api saling dilemparkan ke dua arah setelah pertandingan Stockholm antara AIK dan Hammarby menghasilkan 2-2.

"Ini menyedihkan untuk sepak bola Swedia dan sama sekali tidak dapat diterima dan kami akan bertindak bersama dengan polisi," kata CEO AIK Manuel Lindberg kepada harian Swedia Aftonbladet.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Setelah beberapa saat, polisi berhasil menenangkan keadaan, tetapi manajer keamanan AIK Henrik Koch kecewa dengan kejadian tersebut.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

“Ini benar-benar membosankan untuk sepak bola Swedia. Saya pikir kejadian ini terlalu bagus bagi mereka untuk menghancurkan kedua klub, ”kata Koch.

John Guidetti yang mencetak gol pertama pertandingan mengatakan kepada Discovery TV bahwa dia kecewa dengan kejadian yang terjadi setelah pertandingan.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

“Ada banyak keluarga dengan anak-anak di sini, anak-anak saya antara lain, dan itu bukan sesuatu yang saya ingin mereka lihat dengan jelas,” kata Guidetti.

Dia mengatakan kepada surat kabar olahraga Swedia Sportbladet bahwa dia berharap adegan serupa tidak terjadi di masa depan dan semua pemain kecewa dengan adegan yang terjadi.

"Ya, kami sudah memiliki dua puluh diskors yang memiliki larangan masuk karena peristiwa sebelumnya," katanya.

Menurut Koch, polisi Stockholm sedang memeriksa rekaman CCTV dan akan menyelidiki kerusuhan dan kekerasan yang meletus pada hari Minggu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Aksi kekerasan Sepak bola Stockholm