Masih Buntut Pembatasan COVID, AS Tangguhkan 26 Penerbangan ke China

Yati Maulana | Jum'at, 26/08/2022 20:45 WIB


Masih Buntut Pembatasan COVID, AS Tangguhkan 26 Penerbangan ke China Logo China Eastern Airlines di konter check-in di Bandara Hong Kong, China, 4 April 2018. Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintah AS mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan menangguhkan 26 penerbangan tujuan China dari Amerika Serikat oleh empat maskapai China sebagai tanggapan atas keputusan pemerintah China untuk menangguhkan beberapa penerbangan maskapai AS karena kasus COVID-19.

Keputusan tersebut akan mempengaruhi penerbangan Xiamen, Air China (601111.SS), China Southern Airlines (600029.SS) dan China Eastern Airlines (600115.SS) dari 5 September hingga 28 September. Departemen Transportasi AS (USDOT) mengutip pembatalan 26 penerbangan American Airlines (AAL.O), Delta Air Lines (DAL.N) dan United Airlines (UAL.O) baru-baru ini karena kasus COVID-19.

Penangguhan tersebut termasuk 19 penerbangan tujuan China dari Los Angeles dan 7 penerbangan China Eastern dari New York.

Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington Liu Pengyu mengatakan tindakan USDOT itu "sangat tidak bertanggung jawab" dan "menangguhkan penerbangan maskapai China tanpa alasan."

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Kedutaan mengatakan langkah-langkah "pemutus sirkuit" COVID-19 China adil dan transparan, diterapkan baik untuk maskapai China maupun asing dan konsisten dengan perjanjian transportasi udara bilateral.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

USDOT mengatakan pada 7 Agustus otoritas China telah merevisi kebijakan mereka sehingga jika jumlah penumpang dalam penerbangan ke China yang dites positif COVID-19 mencapai 4% dari total, satu penerbangan akan ditangguhkan. Jika mencapai 8%, dua penerbangan akan ditangguhkan.

USDOT mengatakan AS telah berulang kali mengajukan keberatan dengan China, dengan mengatakan aturan tersebut menempatkan "kesalahan yang tidak semestinya pada operator" ketika para pelancong dites negatif sebelum naik penerbangan mereka dari Amerika Serikat hanya untuk "dites positif COVID-19 setelah kedatangan mereka di China."

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Beijing dan Washington berdebat tentang layanan udara sejak awal pandemi. Pada bulan Januari, Departemen Perhubungan menangguhkan 44 penerbangan tujuan China dari Amerika Serikat oleh empat maskapai China sebagai tanggapan atas keputusan China menangguhkan 44 penerbangan oleh operator AS.

Pada Agustus 2021, USDOT membatasi empat penerbangan dari maskapai China hingga 40% kapasitas penumpang selama empat minggu setelah Beijing memberlakukan batasan yang sama pada empat penerbangan United Airlines.

Tiga maskapai AS dan empat maskapai China biasanya mengoperasikan sekitar 20 penerbangan seminggu antar negara, jauh di bawah angka lebih dari 100 seminggu sebelum pandemi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pembatalan Penerbangan Amerika China Eastern Airlines