Tur Dunia, Alicia Keys Ajak Putranya yang Berusia 11 Tahun Kolaborasi di Panggung

Tri Umardini | Selasa, 23/08/2022 08:01 WIB


Tur Dunia, Alicia Keys Ajak Putranya yang Berusia 11 Tahun Kolaborasi di Panggung Tur Dunia, Alicia Keys Ajak Putranya yang Berusia 11 Tahun Kolaborasi di Panggung. (FOTO: GETTY IMAGES)

JAKARTA - Alicia Keys merupakan penyanyi dan musisi andal yang karyanya diakui di jagat musik internasional.

Artis kelahiran New York ini menulis dan memproduksi semua musiknya, dan dia juga seorang musisi berbakat. Suaminya, Swizz Beatz merupakan produser musik.

Maka tak heran jika putranya, Mesir yang berusia 11 tahun juga mewarisi darah musik dari kedua orangtuanya.

Dalam tur dunia kali ini, Alicia Keys mengajak putranya Mesir untuk berkolaborasi. Ia adalah anak sulung dari dua bersaudara.

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Alicia Keys saat ini sedang dalam tur dunia yang tiketnya telah terjual habis.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

“Dia naik panggung bersama saya dan bermain piano — set kecilnya sendiri yang dia ciptakan — di Mannheim, Jerman,” kata Alicia Keys.

“Saya tidak bisa mempercayainya. Maksudku, itu mengejutkan, karena dia mengatur semuanya sendiri. Dan kemudian dia pergi ke sana dan menampilkannya dengan semua jenis kepribadian dan koneksi dengan orang banyak.”

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Jika ia merasa nyaman berkolaborasi dengan putranya, tak begitu halnya jika ia kolaborasi dengan artis lain.

Kendati sudah pernah berkolaborasi dengan musisi besar Jay-Z di awal kariernya, Alicia Keys mengaku takut berkolaborasi dengan artis lain.

Padahal, musisi lain mungkin berebut ingin bisa berkolaborasi dengan Alicia Keys yang masuk ke dunia musik pada 2001 ini.

Ia memulai album debut platinumnya, Songs In a Minor. Di album tersebut, Alicia Keys menulis, mengaransemen, dan memproduksi sebagian besar lagu di album tersebut.

Selain itu, dia dikenal sebagai pianis terampil, memainkan instrumennya sendiri untuk lagu-lagunya.

“Ini sangat menarik karena saya tidak pernah menjadi kolaborator,” katanya dalam sebuah wawancara dengan The New York Post.

“Sebagai seorang anak, saya hanya takut berkolaborasi dengan orang yang berbeda. Saya sangat penyendiri, dan, Anda tahu, bagi saya musik adalah ruang pribadi. Dan membiarkan orang masuk ke ruang itu — itu menakutkan. Tapi begitu saya sampai di tempat di mana saya merasa lebih percaya diri dengan keahlian saya, dan saya merasa lebih percaya diri dengan siapa saya sebagai seorang wanita, saya mulai membuka diri untuk berkolaborasi.”

Meskipun tidak berkolaborasi dengan tetapi satu orang lain untuk rilis pertamanya, album ini tampil dengan baik dan menjadi hit dengan kritikus.

Dengan bantuan single seperti "Fallin`," dan "How Come You Don`t Call Me," album debut di No 1 di US Billboard 200, terjual 236.000 copy dalam minggu pertama.

Dia juga memenangkan lima Grammy Awards di Grammy Awards Tahunan ke-44, dan menjadi judul tur pertamanya yang dinamai sama dengan albumnya.

Dia berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Beyonce dan mengatakan sesama penyanyi itu seperti saudara perempuan baginya.

Sejak album debutnya, Alicia Keys telah bekerja sama dengan artis lain.

Satu di antaranya adalah Queen Bey. Keduanya bahkan melakukan tur bersama di tur solo pertama Beyonce bersama dengan Tamia dan Missy Elliott.

Tur tersebut merayakan wanita dalam hip hop dan R&B, dan diberi judul The Verizon Ladies First Tour. (*)

Sejak itu, Alicia Keys dan Beyonce bergabung dalam single 2010 “Put It in a Love Song.” Dalam remix dari hit No. 1 terbaru Beyoncé “Break My Soul,” Alicia Keys adalah salah satu diva Black ikonik yang mendapat teriakan dari bintang Carmen.

Alicia Keys menganggap Beyonce sebagai rekan bisnisnya.

“Kami sudah saling kenal sejak awal,” kata Alicia Keys tentang bintang Dreamgirls itu.

“Sungguh indah bagi kita untuk menjadi saudara perempuan … memiliki tingkat umur panjang dan rasa hormat seperti ini. Meneriakkan semua ratu berbeda yang ingin dia teriakkan — rasanya seperti persaudaraan yang begitu indah. Itulah pentingnya menjadi seorang ratu — merangkul ratu di sekitar Anda. Jadi saya menyukainya, saya ikut!”

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Alicia Keys Beyonce Mesir kolaborasi tur dunia