Empat Hari Hujan Deras Melanda Selandia Baru, Ratusan Orang Masih Mengungsi

Yati Maulana | Sabtu, 20/08/2022 09:40 WIB


Empat Hari Hujan Deras Melanda Selandia Baru, Ratusan Orang Masih Mengungsi Pemandangan banjir di Nelson, Pulau Selatan, Selandia Baru, 17 Agustus 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Hujan deras di bagian utara dan tengah Selandia Baru mereda pada Sabtu setelah empat hari diguyur hujan yang memaksa ratusan orang mengungsi.

Nelson, di Pulau Selatan Selandia Baru, adalah yang paling parah terkena dampak dengan ratusan rumah dievakuasi awal pekan ini dan beberapa tempat tinggal dinyatakan tidak dapat dihuni karena hujan.

Hujan lebat juga melanda Pulau Utara yang menyebabkan kota-kota terputus, merendam jalan dan rumah-rumah dan mendorong evakuasi.

Ada sekitar 100 evakuasi baru semalam di seluruh negeri, The New Zealand Herald melaporkan pada hari Sabtu.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Di distrik Tasman yang bertetangga dengan Nelson, otoritas darurat mengatakan evakuasi "lebih banyak" dilakukan semalam, dengan total 508 rumah sekarang dievakuasi di wilayah tersebut.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

"Itu tampaknya akan meningkat lebih banyak lagi," kata Pertahanan Sipil Nelson Tasman di Facebook pada hari Sabtu.

Daerah yang tergenang telah meluas karena hujan semalam dan sekarang termasuk daerah Cannan-Upper Takaka dan pegunungan Richmond.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Peramal cuaca Metservice mengatakan pada hari Sabtu bahwa hujan di bagian utara dan tengah Selandia Baru telah mereda dan bahwa peringatan dan peringatan pengawasan telah dicabut.

Peringatan hujan lebat masih berlaku untuk Fiordland selatan di barat daya Pulau Selatan. "Beberapa front diperkirakan akan mempengaruhi Fiordland dari sore ini hingga Minggu pagi, membawa periode hujan lebat di Fiordland selatan, di mana Heavy Rain Watch sekarang berlaku," kata Metservice di situsnya.

Mengomentari bencana alam, Pangeran William dari Inggris dan istrinya Kate mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka terus memikirkan warga Selandia Baru yang terkena dampak.

"Melihat kehancuran yang disebabkan oleh banjir di Selandia Baru adalah pengingat akan upaya besar yang harus kita semua lakukan untuk melindungi planet kita," tulis pasangan kerajaan itu di Twitter.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Selandia Baru Hujan Banjir Longsor Mengungsi