Pejabat Rusia yang Mundur karena Perang Ukraina Diirawat di Eropa

Yati Maulana | Selasa, 02/08/2022 11:30 WIB


Pejabat Rusia yang Mundur karena Perang Ukraina Diirawat di Eropa Anatoly Chubais, perwakilan khusus Presiden Rusia menghadiri sesi Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, 3 Juni 2021. Foto: Reuters

JAKARTA - Anatoly Chubais, seorang reformis Rusia yang berhenti dari jabatannya sebagai utusan khusus Kremlin karena perang di Ukraina, dirawat di rumah sakit di Eropa dengan gangguan kekebalan langka yang menyerang sistem saraf, seorang wartawan Rusia melaporkan.

Chubais telah didiagnosis dengan sindrom Guillain-Barre, penyakit yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang merusak sistem saraf perifer, reporter Rusia dan aktivis politik Ksenia Sobchak mengutipnya di Telegram.

Chubais tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Tidak jelas di mana tepatnya di Eropa Chubais yang berusia 67 tahun, yang meninggalkan Rusia setelah mengundurkan diri pada Maret, dirawat di rumah sakit.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Chubais, yang pernah menjabat sebagai kepala staf mantan Presiden Boris Yeltsin, menjabat sebagai perwakilan khusus Presiden Vladimir Putin untuk hubungan dengan organisasi internasional sebelum pengunduran dirinya.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Yang paling kuat dari sekelompok ekonom Rusia yang berusaha untuk memperkuat transisi ke kapitalisme setelah jatuhnya Uni Soviet tahun 1991, Chubais menjual beberapa aset industri terbesar Rusia pada 1990-an.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Protes Anti Perang Rusia Ukraina Pejabat Kremlin