Dituduh Memeras dan Pencucian Uang, Guatemala Tangkap Jurnalis Senior

Yati Maulana | Minggu, 31/07/2022 15:01 WIB


Dituduh Memeras dan Pencucian Uang, Guatemala Tangkap Jurnalis Senior Jose Ruben Zamora Marroquin, pendiri dan presiden surat kabar El Periodico di gedung pengadilan Guatemala 30 Juli 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Pihak berwenang Guatemala menangkap seorang jurnalis lokal terkenal atas tuduhan pencucian uang dan pemerasan, menurut seorang jaksa yang bertanggung jawab atas kasus tersebut. Langkah itu memicu kemarahan di kalangan aktivis hak asasi manusia.

Jose Ruben Zamora Marroquin, seorang kritikus pemerintah yang blak-blakan, ditahan Jumat malam, kata Rafael Curruchiche, kepala Kantor Kejaksaan Khusus Melawan Impunitas (FECI) di media sosial, setelah polisi menggerebek rumah dan kantornya sebelumnya.

Berbicara dari sel dalam sebuah video yang diposting ke Twitter pada hari Sabtu oleh seorang jurnalis untuk surat kabar lokal Prensa Libre, Zamora mengatakan dia memulai mogok makan sebagai bentuk penolakan terhadap penganiayaannya.

Pengacara Zamora tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca juga :
Puan Terima Award dari KWP, Sebut Kerja Parlemen Butuh Dikawal Media

Zamora, 65, mendirikan surat kabar elPeriodico pada 1996, sebuah outlet yang terkenal dengan investigasi yang mengungkap beberapa kasus korupsi pemerintah.

Baca juga :
KPK Panggil 2 Petinggi Bank Indonesia Soal Korupsi Dana CSR

"Saya ingin memperjelas bahwa penangkapan itu tidak ada hubungannya dengan kualitasnya sebagai jurnalis, tetapi dengan kemungkinan tindakan pencucian uang dalam kapasitasnya sebagai seorang pengusaha," kata Curruchiche.

Seorang asisten jaksa FECI, Samari Carolina Gomez Diaz, juga ditangkap karena kemungkinan berpartisipasi dalam kejahatan pengungkapan informasi rahasia, terkait dengan Zamora, tambah Curruchiche.

Baca juga :
Kemendikdasmen Bangun Tiga dan Perbaiki 1.390 Sekolah di Jatim

"Ini penganiayaan politik. Saya membayangkan pasti ada konspirasi," kata Zamora, Jumat, saat dia pergi ke pengadilan, dijaga oleh petugas polisi. Dia akan diadili di hadapan hakim pada Sabtu nanti.

Curruchiche sendiri dimasukkan bulan ini dalam apa yang disebut Daftar Engel, daftar yang menyebutkan orang-orang yang dianggap pemerintah AS sebagai aktor "korup dan tidak demokratis" di wilayah tersebut.

Penangkapan Zamora terjadi di tengah tindakan keras terhadap jaksa, hakim, aktivis hak asasi manusia, jurnalis dan pejabat oposisi oleh FECI, yang awalnya dibuat untuk menangani penyelidikan yang dipelopori oleh Komisi Internasional Menentang Impunitas di Guatemala (CICIG) yang kemudian digulingkan yang didukung PBB.

Setidaknya lima jurnalis Guatemala dari berbagai media saat ini berada di pengasingan. Lebih dari selusin mantan jaksa FECI, hakim dan aktivis hak asasi manusia telah meninggalkan Guatemala karena pengaduan dan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap mereka oleh FECI.

Kamar-kamar bisnis Guatemala, pengawas hak asasi manusia negara itu, dan organisasi hak asasi internasional mengutuk penangkapan Zamora.

Pemerintahan Presiden Alejandro Giammattei belum mengomentari kasus ini.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Jurnalis Senior Guatemala Tuduhan Pemerasan