Otomotif Pulih, Bisnis Terminal Kendaraan Priok Dulang Cuan Besar

Eko Budhiarto | Sabtu, 16/07/2022 22:17 WIB


Otomotif Pulih, Bisnis Terminal Kendaraan Tanjung Priok Dulang Cuan Besar Ilustrasi terminal kensmdaraan

JAKARTA - Seiring pulihnya industri otomotif, bisnis terminal kendaraan di Tanjung Priok, Jakarta, akan mendulang laba besar. Keuntungan ini yang dibidik oleh BUMN PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (Indonesia Port Corporation Car terminal/IPCC).

"Kami optimis bisnis layanan pelabuhan terminal kendaraan akan semakin mendulang cuan besar seiring berlalunya pandemi COVID-19," kata Direktur Utama IPCC, Rio TN Lasse dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/7/2022).

Menurut Rio, sebagai perusahaan publik ke depan bakal lebih mampu untuk mendulang laba lebih besar dan menjalankan bisnis sesuai dengan visi dan misi.

“Ke depan, dengan bergabungnya antar Pelindo menjadi satu, di mana posisi IPCC berada di bawah sub holding Pelindo Multi Terminal, maka terbuka peluang sangat luas bagi IPCC untuk lebih mengembangkan usahanya,” ujar Rio.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Selain di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, IPCC Terminal Kendaraan juga membuka cabang di Pelabuhan Belawan, Panjang, Pontianak, Surabaya, dan Makassar.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

“Dibanding sebelum pandemi memang volume masih lebih rendah. Tetapi peningkatannya telah sangat pesat, terutama untuk terminal domestik. Ini menunjukkan kalau ekonomi kita telah mulai menunjukkan tren ke arah yang lebih baik,” ucap  Rio.

Data dari emiten berkode IPCC ini, selama empat bulan terakhir setelah pandemi, tercatat lebih 90.000 mobil CBU telah dilakukan aktivitas bongkar muat di Terminal Domestik IPCC Terminal Kendaraan Tanjung Priok. Angka ini meningkat 55 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (YoY).

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Sedang alat berat, tercatat lebih dari 30.000 unit atau meningkat 352 persen (YoY) sedangkan kargo umum turun 40,60 persen.

Lonjakan aktivitas juga terjadi di terminal internasional, untuk ekspor dan impor mobil CBU, kargo umum, dan alat berat.

Menempati lahan lebih dari 30 hektar di kompleks pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terminal kendaraan IPCC menyediakan fasilitas bongkar muat kendaraan dan terminal buat penyimpanan sementara yang mampu menampung lebih satu juta kendaraan.

"Sekitar lima hektar di antaranya untuk melayani tujuan domestik yang mampu menampung lebih 400 ribu kendaraan," kata Rio.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
terminal kendaraan Tanjung Priok