Vietnam Waspadai Demam Berdarah, Kematian Naik Tiga Kali Lipat

Yati Maulana | Jum'at, 15/07/2022 09:45 WIB


Vietnam Waspadai Demam Berdarah, Kematian Naik Tiga Kali Lipat Nyamuk Wolbachia-Aedes aegypti kawin, di fasilitas produksi nyamuk Badan Lingkungan Nasional di Singapura 19 Agustus 2020. Foto: Reuters

JAKARTA - Kasus demam berdarah di Vietnam sepanjang tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021. Kementerian kesehatan mengatakan hal itu pada hari Kamis, seraya memperingatkan rumah sakitnya untuk bersiap menghadapi lebih banyak infeksi.

Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan nyamuk yang umum di Asia Tenggara yang menyebabkan gejala seperti flu dan tidak ada vaksin yang tersedia. Bentuk yang parah dapat menyebabkan pendarahan internal.

Vietnam mencatat 89.120 kasus demam berdarah dalam enam bulan pertama, naik dari 35.936 tahun sebelumnya, meningkat 148%. Kematian meningkat tiga kali lipat menjadi 34 selama periode yang sama.

Negara berpenduduk 98 juta orang ini biasanya mencatat sekitar 110.000 kasus setiap tahun dalam beberapa tahun terakhir, dengan infeksi memuncak biasanya antara Juni dan Oktober.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

"Jumlah kasus diperkirakan akan terus meningkat, dengan kasus yang lebih parah harus dirawat di rumah sakit," kata kementerian, yang mengeluarkan pedoman khusus untuk penyedia layanan kesehatan minggu ini.

Baca juga :
Tak Ingin Kejar Rekor Pribadi, Teja Pilih Fokus Juara Musim Ini

"Semua rumah sakit di tingkat provinsi dan kabupaten perlu memfokuskan sumber daya mereka untuk menerima dan mengobati kasus yang parah."

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Demam Berdarah Wabah Vietnam Kematian