Presiden Panama Didiagnosis Idap Kelainan Darah Langka

Yati Maulana | Selasa, 21/06/2022 16:05 WIB


Presiden Panama Didiagnosis Idap Kelainan Darah Langka Presiden Panama Laurentino Cortizo. Foto: Reuters

JAKARTA - Presiden Panama Laurentino Cortizo mengatakan pada hari Senin bahwa dia telah didiagnosis dengan kelainan darah langka yang dikenal sebagai sindrom myelodysplastic dan dia akan mencari pendapat medis kedua.

Sindrom myelodysplastic dianggap sebagai jenis kanker yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat sel darah yang sehat di sumsum tulang, menurut American Cancer Society.

Cortizo mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa prognosisnya "berisiko sedang" dan bahwa dia "baik, dalam semangat yang baik" dan bahwa dia akan melanjutkan tugas sehari-harinya sebagai presiden.

Dia mengatakan dia menerima diagnosis pada 16 Juni setelah pemeriksaan darah rutin pada Mei menunjukkan penurunan hemoglobin dan jumlah sel darah putih, setelah itu dokter merekomendasikan biopsi sumsum tulang.

Baca juga :
Ini Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Dia akan menerima opini kedua dari spesialis di Houston, Texas setelah memberikan pidato kenegaraan tahunannya di Majelis Nasional Panama 1 Juli, katanya.

Baca juga :
18 April 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Terlepas dari diagnosisnya, pria berusia 69 tahun itu mengatakan bahwa dokternya menganggapnya dalam "kondisi umum yang sangat baik."

Perawatan untuk sindrom myelodysplastic dapat berkisar dari transfusi darah hingga kemoterapi atau transplantasi sel induk, menurut National Health Service yang berbasis di Inggris. Cortizo tidak merinci apakah dia akan menerima perawatan.

Baca juga :
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona Musim Depan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Panama Kelainan Darah Kanker