Jalan Antardesa Terputus Akibat Tanah Bergerak di Lebak

akhyar | Kamis, 16/06/2022 08:45 WIB


Jalan Antardesa Terputus Akibat Tanah Bergerak di Lebak  Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat pergerakan tanah di Desa Cilangkap, Lebak, Banten, Sabtu 11 Juni 2022 (foto: tempo.co)

JAKARTA - Ruas jalan yang menghubungkan antardesa terputus dan satu unit rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana tanah bergerak di Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak, Banten.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Peristiwa tanah bergerak di wilayahnya itu sejak Rabu (15/6) sore hingga malam dilanda hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Cuaca buruk tersebut berlangsung cukup lama hingga mengakibatkan bencana tanah bergerak di Desa Parakan Besi, Kecamatan Bojongmanik, terlebih di daerah itu terdapat aliran Sungai Ciujung.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Akibat tanah bergerak itu infrastruktur ruas jalan yang menghubungkan antardesa terputus karena ambles sepanjang 40 meter dengan kedalaman empat meter.

Baca juga :
Pelatih Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Liga Champions

Selain itu juga satu unit rumah warga mengalami kerusakan, sehingga mereka terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Kami sudah melaporkan kejadian tanah bergerak itu ke BPBD setempat agar segera dilakukan penanganan pascabencana," kata Camat Bojongmanik Kabupaten Lebak Dadan Juanda di Lebak, Kamis.

Baca juga :
Jelang Final Liga Champions, Dembele Sebut Dirinya 100 Persen Fit

Untuk penanggulangan sementara, kata dia, pihaknya akan mengerahkan kerja bakti secara gotong royong dengan masyarakat setempat.

Sebab, lokasi bencana tanah bergerak masuk kategori pedalaman di Kabupaten Lebak.

"Kami memfokuskan bagaimana ruas jalan antardesa itu bisa kembali dilintasi angkutan untuk menopang ekonomi masyarakat, sebelum didatangkan alat berat," katanya menjelaskan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan pihaknya akan menangani rumah warga yang rusak juga jalan antardesa yang ambles akibat tanah bergerak.

Kemungkinan ruas jalan yang ambles itu dilaporkan ke DPUPR untuk mendatangkan alat berat.

Lokasi bencana tanah bergerak berada sekitar lima meter dari bantaran Sungai Ciujung.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
tanah bergerak Lebak antardesa ambles