Gunung Berapi Bulusan Muntahkan Awan Abu, Filipina Level Siaga

| Minggu, 05/06/2022 22:05 WIB


Gunung Berapi Bulusan Muntahkan Awan Abu, Filipina Level Siaga Pemandangan gunung berapi Gunung Bulusan di kota Irosin, provinsi Sorsogon, selatan Manila, 23 Februari 2011. Foto: Reuters

JAKARTA - Sebuah gunung berapi bergolak di Filipina tengah memuntahkan kolom abu setidaknya 1 km (0,6 mil) ke langit pada hari Minggu, mendorong pihak berwenang untuk meningkatkan kewaspadaan di Gunung Bulusan dan mengingatkan warga untuk tidak memasuki zona bahaya.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina meningkatkan kewaspadaannya di Bulusan ke level 1, atau tingkat kerusuhan vulkanik rendah, dari 0 pada skala lima tingkat, yang berarti saat ini dalam "kondisi tidak normal."

Dalam 24 jam sebelum letusan, tercatat 77 gempa vulkanik, kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan. Renato Solidum, ketua lembaga, menggambarkan letusan Bulusan sebagai "freatik", atau uap, yang merupakan ciri khas Gunung Bulusan.

"Kewaspadaannya sama, tidak boleh masuk ke zona bahaya permanen radius 4 km, dan tentu saja harus dilindungi dari hujan abu jika akan ada hujan abu di daerah itu, seperti memakai masker atau tinggal di dalam rumah," kata Solidum kepada Reuters.

Baca juga :
DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji: Tantangan yang Harus Dijawab Bersama

Awan abu besar dari Bulusan mengubah langit menjadi abu-abu, seperti yang terlihat dalam video yang dibagikan di Facebook oleh seorang penduduk kota Casiguran di lereng utara Bulusan.

Baca juga :
El Nino Diprediksi Menguat, Titiek Soeharto Dorong Mitigasi Dampaknya Sejak DIni

Bulusan, di antara 24 gunung berapi aktif di Filipina, terakhir meletus pada Juni 2017, kata lembaga itu.

Filipina berada di "Cincin Api" Pasifik, tempat aktivitas gunung berapi dan gempa bumi biasa terjadi.

Baca juga :
Komdigi Ingatkan Registrasi SIM Wajib Biometrik, Validasi NIK dan NoKK Ditutup

Gunung Pinatubo, di pulau Luzon di Filipina utara, meletus pada tahun 1991 setelah tertidur selama 600 tahun. Letusan itu mengubur puluhan desa di bawah berton-ton lumpur. Lebih dari 800 orang meninggal, sebagian besar karena penyakit di kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gunung Berapi Bulusan Filipina Status Siaga