Walhi: 60 Persen Hutan Jambi Sudah Rusak

Akhyar Zein | Selasa, 31/05/2022 15:45 WIB


Perambahan dan perusakan kawasan hutan yang terjadi dalam 20 tahun terakhir membuat kawasan hutan di Jambi kian menyempit. Truk membawa muatan kayu di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.(foto: ekuatorial.com)

JAKARTA - Area hutan yang sudah dirambah atau rusak di wilayah Jambi luasnya mencapai 1,26 juta hektare atau sekitar 60 persen dari luas seluruh kawasan hutan di provinsi tersebut, kata Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi Abdullah di Jambi, Selasa. 

Abdullah menyampaikan bahwa hutan yang tutupan pohonnya masih baik tinggal sekitar 840 ribu hektare di Provinsi Jambi.

Perambahan dan perusakan kawasan hutan yang terjadi dalam 20 tahun terakhir membuat kawasan hutan di Jambi kian menyempit.

"Hutan di Provinsi Jambi ini sangat memprihatinkan. Banyak hutan kita yang dirambah oleh orang yang tidak bertanggungjawab maupun perusahaan," katanya.

Baca juga :
7 Fakta Menarik Tentang Wortel yang Jarang Diketahui

Ia menambahkan, bagian dari area hutan di Jambi ada yang sudah dikonversi menjadi tempat penambangan dan perkebunan atau ditebangi pohonnya.

Baca juga :
Penumpang LRT Sumsel 1,08 Juta Orang Selama Triwulan I 2026

Dia mengatakan bahwa Walhi akan menyampaikan masalah penurunan tutupan hutan di Jambi dan penanganannya dalam Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup tahun ini.

Baca juga :
Angkut 467 Ribu Penumpang, Tiket Diskon Pelni Habis Terjual 105 Persen
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hutan Jambi perkebunan perusakan