Pasukan Ukraina Bertempur Lawan Tentara Rusia di dalam Pabrik Baja Azovstal

Tri Umardini | Kamis, 05/05/2022 21:01 WIB


Pasukan Ukraina bertempur melawan tentara Rusia dengan sengit di dalam pabrik, demikian dilansir dari BBC, Kamis (5/5/2022). Pabrik baja Azovstal, Mariupol, Ukraina. Pasukan Ukraina Bertempur Lawan Tentara Rusia di dalam Pabrik Baja Azovstal. (FOTO: AP PHOTO)

JAKARTA - Pertempuran sengit dan berdarah pecah di dalam pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina.

Pertempuran tersebut dilaporkan komandan kelompok milisi Batalion Azov, dalam pesan video yang diunggah di Telegram, Rabu (4/5/2022).

Prokopenko mengatakan bahwa pasukan Ukraina bertempur melawan tentara Rusia dengan sengit di dalam pabrik, demikian dilansir dari BBC, Kamis (5/5/2022).

Dalam video tersebut, dia juga memuji pasukan Ukraina yang berjuang melawan tentara Rusia meski situasinya sangat sulit.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Laporan itu disampaikan Propenko setelah seorang pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah memasuki wilayah pabrik Azovstal.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Pabrik tersebut merupakan benteng terakhir pasukan Ukraina di Kota Mariupol yang hancur lebur.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, berbagai upaya akan terus dilakukan untuk mengevakuasi warga sipil dari pabrik yang luas tersebut.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

Diberitakan sebelumnya, pejabat senior AS mengatakan kepada The New York Times bahwa AS telah memberikan informasi intelijen kepada angkatan bersenjata Ukraina.

Informasi Intelijen itu disebut telah digunakan untuk membantu membunuh para jenderal Rusia yang tewas selama perang.

Meski tidak merinci berapa banyak jenderal Rusia yang terbunuh berkat bantuan AS, sumber itu mengatakan bahwa informasi tersebut adalah bagian dari program rahasia.

Sejauh ini, Ukraina mengeklaim telah membunuh 12 jenderal Rusia, sebagaimana dilansir The Hill.

The New York Times melaporkan, pejabat Ukraina telah menggabungkan rincian lokasi dari AS ditambah informasi intelijen mereka sendiri untuk melakukan serangan yang telah membantu membunuh pasukan Rusia.

Sumber-sumber itu tidak mengungkapkan kepada The New York Times bagaimana AS mengumpulkan informasi lokasi pasukan Rusia.

Tetapi surat kabar itu mencatat bahwa pihak AS menggunakan gambar satelit komersial dan rahasia sebagai beberapa sumbernya. (*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ukraina Rusia pabrik baja Azovstal