Presiden Pantai Gading Umumkan Hasil Perampingan Kabinet Pekan Depan

Yati Maulana | Kamis, 14/04/2022 09:10 WIB


Ouattara mengatakan dia akan mengurangi pemerintah menjadi sekitar 30 menteri dari 41 saat ini. Perdana Menteri Pantai Gading Patrick Achi. Foto: Reuters

JAKARTA - Perdana Menteri Pantai Gading Patrick Achi mengajukan pengunduran dirinya dan pemerintahannya pada hari Rabu ketika Presiden Alassane Ouattara berencana untuk merampingkan kabinet, kata Ouattara pada hari Rabu.

Ouattara mengatakan dia akan mengurangi pemerintah menjadi sekitar 30 menteri dari 41 saat ini, dengan penunjukan baru akan dilakukan minggu depan untuk mengatur negara produsen kakao utama dunia itu.

Presiden diperkirakan akan berpidato di sesi gabungan parlemen negara Afrika Barat itu pada 19 April, kata seorang juru bicara pemerintah kepada Reuters.

Kabinet yang lebih ramping akan lebih efisien dan selaras dengan iklim ekonomi global, kata Ouattara dalam rapat kabinet yang menerima pengunduran diri pemerintah. “Sangat penting untuk mengurangi pengeluaran negara dan kembali fokus pada ketahanan sosial dan keamanan,” tambahnya.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Achi tidak segera tersedia untuk dimintai komentar.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Pada rapat kabinet, Perdana Menteri mengatakan keputusannya untuk mengundurkan diri mengikuti niat presiden untuk mengocok ulang pemerintahan. "Kami telah memberikan yang terbaik dari diri kami untuk menjalankan visi Anda untuk 2030," katanya kepada Ouattara. Achi, 66, diangkat sebagai perdana menteri pada Maret tahun lalu.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Pantai Gading Perampingan Kabinet Pekan Depan