Eropa Membekukan Aset Oligarki Rusia Senilai Rp 459 Triliun

Yati Maulana | Sabtu, 09/04/2022 13:10 WIB


Selain itu, sekitar 196 miliar euro transaksi telah diblokir. Bendera Uni Eropa. Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintah Uni Eropa telah membekukan sekitar 30 miliar euro atau sekitar Rp 359 miliar aset yang terkait dengan oligarki dan orang-orang lain yang terkena sanksi yang memiliki hubungan dengan Kremlin, Komisi Eropa mengatakan pada hari Jumat.

Aset, dengan total 29,5 miliar euro sejak dimulainya perang di Ukraina, termasuk rekening bank, kapal, helikopter, real estat dan karya seni, menurut Komisi, badan eksekutif UE. Selain itu, sekitar 196 miliar euro transaksi telah diblokir, tambahnya. Namun, Komisi tidak memiliki perkiraan nilai total aset oligarki di Uni Eropa.

Volume sumber daya yang dibekukan mungkin juga hanya mewakili sebagian kecil dari aset yang diyakini dimiliki oleh orang-orang yang disetujui oleh blok tersebut setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari. Belanda sendiri memperkirakan bahwa sekitar 27 miliar euro aset di negara tersebut dan yurisdiksi yang terkait dengannya dimiliki oleh oligarki yang masuk daftar hitam.

Orang kaya dapat menggunakan front man atau perusahaan cangkang anonim dan perwalian untuk menyembunyikan aset mereka, yang membuatnya sangat sulit untuk mengidentifikasi mereka, pejabat dan diplomat UE mengatakan, terutama di yurisdiksi dengan aturan longgar tentang pemilik manfaat perusahaan.

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

Komisi juga mengatakan bahwa hanya sekitar setengah dari 27 negara Uni Eropa sejauh ini telah melaporkan tindakan yang mereka ambil untuk membekukan aset, meskipun ada kewajiban hukum untuk melakukannya. Itu tidak mencantumkan negara-negara yang telah berbagi informasi.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

Reuters melaporkan pada bulan Maret bahwa beberapa negara anggota enggan membagikan data aset secara publik.

Moskow menyebut serangannya sebagai "operasi militer khusus" untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" tetangganya. Pendukung Ukraina dan Barat menyebut itu sebagai dalih untuk invasi tanpa alasan.

Baca juga :
David Alonso Gabung ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027

Sejak invasi ke Ukraina, UE telah memberikan sanksi kepada hampir 700 orang yang terkait dengan Kremlin, termasuk banyak oligarki dan pengusaha super kaya. 200 orang lainnya akan ditambahkan ke daftar pada hari Jumat.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Uni Eropa sanksi Rusia Bekukan Aset