Polisi Inggris Tangkap 83 Aktivis yang Memblokade Terminal Minyak

| Minggu, 03/04/2022 09:15 WIB


Aksi ini bagian dari kampanye mereka untuk memaksa pemerintah mempercepat upaya dekarbonisasi. Aktivis Extinction Rebellion membentangkan spanduk besar di tangki penyimpanan minyak di Terminal Esso West London, di Staines, Inggris. Foto: Reuters

JAKARTA - Polisi Inggris mengatakan mereka telah menangkap 83 orang di Essex, timur London, dalam waktu 48 jam ketika pengunjuk rasa perubahan iklim memblokade terminal minyak.

Ratusan aktivis dari kelompok Extinction Rebellion dan Just Stop Oil mulai memblokir terminal minyak di seluruh Inggris pada hari Jumat, dengan beberapa naik di atas kapal tanker minyak sebagai bagian dari kampanye mereka untuk memaksa pemerintah mempercepat upaya dekarbonisasi.

Polisi Essex mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa 63 orang ditangkap pada hari Jumat menyusul protes di tiga lokasi. Dikatakan 20 lainnya ditangkap pada hari Sabtu.

Polisi mengatakan orang-orang itu ditangkap karena dicurigai melakukan berbagai pelanggaran.

Baca juga :
Tutup Kaukus AIPA, BKSAP: Resolusi Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

"Petugas kami terus bekerja dalam situasi yang sangat menantang dengan maksud untuk membawa protes ini ke kesimpulan yang aman dan cepat," kata Asisten Kepala Polisi Rachel Nolan.

Baca juga :
Semester I 2026, Pendapatan Usaha Injourney Airports Rp10,23 Triliun

Extinction Rebellion mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya berencana untuk meningkatkan tekanan pada pemerintah dengan protes harian di London, yang akan dimulai pada 9 April.

Baca juga :
Sambut Hari Anak, KCIC Ajak Puluhan Anak Naik Whoosh dan Peduli Lingkungan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Penangkapan Aktivis Blokade Minyak Inggris