140 Penumpang Pesawat dari Indonesia Disambut Hangat di Malaysia

Yati Maulana | Jum'at, 01/04/2022 21:20 WIB


Setelah dua tahun, Malaysia buka kembali pembatasan perjalanan bagi yang telah divaksin. Pramugari menyambut seorang wanita dan balita, saat mereka turun dari pesawat dari Jakarta, Indonesia di Kuala Lumpur. Foto: Reuters

JAKARTA - Sebuah penerbangan yang membawa 140 penumpang dari Indonesia ke Kuala Lumpur disambut dengan water salute setelah mendarat. Malaysia sepenuhnya membuka kembali perbatasannya pada hari Jumat, menjatuhkan persyaratan karantina bagi orang-orang yang divaksinasi COVID-19 setelah dua tahun pembatasan perjalanan yang ketat.

Negara Asia Tenggara itu telah mempertahankan beberapa pembatasan masuk yang paling ketat di kawasan itu untuk mencoba menahan wabah virus corona, dengan sebagian besar warga negara asing dilarang masuk dan orang Malaysia yang kembali diharuskan menjalani karantina.

"Karena pandemi, susah tapi akhirnya bisa naik pesawat setelah sekian lama. Dan senangnya kita disambut dengan hangat di sini," kata Ikrima Irza Fatika, 19, traveler Indonesia yang berkunjung ke ibu kota Malaysia kepada Reuters.

Pembukaan kembali perbatasan menandai dimulainya transisi negara ke fase endemik Covid-19, kata pemerintah, dan datang ketika negara-negara tetangga seperti Indonesia, Singapura, dan Thailand juga menurunkan sebagian besar pembatasan perjalanan.

Baca juga :
HUT Kopassus ke-74: Sejarah hingga Filosofi "Garda Senyap untuk Negeri"

Malaysia mengharapkan untuk menarik dua juta wisatawan tahun ini setelah pencabutan pembatasan, menteri pariwisata Nancy Shukri mengatakan, menurut kantor berita negara Bernama.

Baca juga :
Trump Sebut China Dukung Pembukaan Blokade Permanen Selat Hormuz
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pembatasan Dibuka Endemi Covid Malaysia Indonesia