El Salvador Tetapkan Status Keadaan Darurat di Semua Penjara

Akhyar Zein | Senin, 28/03/2022 14:14 WIB


Sebagai perbandingan, terdapat 79 kasus pembunuhan sepanjang bulan Februari. Presiden El Salvador Nayib Bukele (foto: AFP/ dw.com)

JAKARTA - El Savador mendeklarasikan keadaan darurat maksimum disemua penjara. Deklarasi oleh Presiden El Salvador Nayib Bukele, pada Minggu (27/3), akibat para anggota geng yang ia tuding melakukan gelombang kekerasan baru-baru ini sedang menjalani hukuman.

Langkah ini diumumkan hanya beberapa jam setelah Kongres, juga atas permintaan presiden, mengesahkan keadaan darurat yang akan membatasi jaminan individu dan setelah terjadi 62 pembunuhan pada Sabtu (26/3) saja.

Sebagai perbandingan, terdapat 79 kasus pembunuhan sepanjang bulan Februari.

Pihak berwenang meningkatkan patroli dan penggerebekan oleh polisi dan aparat keamanan di seluruh penjuru negara itu, dengan penekanan spesial pada daerah-daerah di lingkungan perumahan tempat geng bermukim.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara
Pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (26/3) lalu tampaknya terkait dengan geng-geng jalanan yang terkenal kejam di negara itu, yang praktis mengontrol banyak daerah permukiman di ibu kota.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan
Polisi Nasional El Salvador melaporkan bahwa mereka telah menangkap lima pemimpin Mara Salvatrucha atau MS-13, yang mereka klaim telah memerintahkan pembunuhan pada akhir pekan ini.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
El Salvador pembunuhan darurat geng jalanan