Pertemuan Tertutup Dewan Keamanan PBB Bahas Rudal Korea Utara

Yati Maulana | Selasa, 08/03/2022 07:19 WIB


Grossi mengatakan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terus mengamati aktivitas konstruksi di situs nuklir Yongbyon Korea Utara. Ilustrasi: Bendera Korea Utara. Foto: Reuters

JAKARTA - Pertemuan tertutup Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin, 7 Maret 2022 akan mencakup diskusi tentang Korea Utara dan peluncuran rudal terbarunya, kata para diplomat kepada Reuters.

Otoritas militer regional melaporkan peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara pada hari Sabtu, yang kedua oleh negara bersenjata nuklir itu dalam seminggu. Korea Utara pada hari Minggu menyebutnya sebagai tes penting untuk sistem satelit pengintai.

Peluncuran itu, yang kesembilan oleh Korea Utara sepanjang tahun ini, mendapat kecaman dari Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang, yang khawatir Pyongyang sedang bersiap untuk melakukan uji coba senjata besar-besaran dalam beberapa bulan mendatang.

Para diplomat mengatakan akan ada konsultasi mengenai Korea Utara pada akhir sesi tertutup Dewan Keamanan mulai pukul 10 pagi (1500 GMT).

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Amerika Serikat dan sekutunya mengatakan peluncuran rudal balistik Korea Utara melanggar beberapa resolusi PBB.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Di tengah pembicaraan denuklirisasi yang terhenti, Korea Utara telah menyarankan untuk melanjutkan pengujian senjata nuklir atau rudal balistik antarbenua (ICBM) untuk pertama kalinya sejak 2017.

Di Wina, kepala pengawas nuklir PBB, Rafael Grossi, pada Senin menarik perhatian pada aktivitas di pabrik pengayaan bahan bakar nuklir Korea Utara yang dicurigai.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Grossi mengatakan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terus mengamati aktivitas konstruksi di situs nuklir Yongbyon Korea Utara, termasuk lampiran dari Fasilitas Pengayaan Centrifuge yang dilaporkan di sana. Dikatakan tujuan lampiran belum ditentukan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Senjata Nuklir Korea Utara Pertemuan PBB