Korea Selatan akan Kontrol Barang Ekspor ke Belarusia

Ariyan Rastya | Minggu, 06/03/2022 19:05 WIB


Korsel bergabung dengan AS dan negara-negara lain dalam menerapkan pembatasan keras terhadap sekutu kuat Moskow. Sebuah artileri self-propelled menembak di tempat pelatihan Osipovichi selama latihan militer Union Courage-2022 Rusia-Belarus di Belarus. (Foto: The Korea Herald)

JAKARTA - Korea Selatan pada hari Minggu (6/3) secara resmi memberlakukan Kontrol ekspor terhadap Belarus sebagai bentuk teguran terhadap Belarus karena mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Korsel bergabung dengan AS dan negara-negara lain dalam menerapkan pembatasan keras terhadap sekutu kuat Moskow. Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa mereka akan memberi tahu AS dan negara-negara terkait tentang keputusannya. 

"Pemerintah Korea memutuskan hari ini untuk menerapkan kontrol ekspor terhadap Belarus, berdasarkan penilaian bahwa Belarus secara efektif mendukung invasi Rusia ke Ukraina," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. 

“Kami akan menyampaikan keputusan tersebut kepada AS dan negara-negara terkait sesegera mungkin, sambil memperluas dukungan dan perlindungan terhadap perusahaan Korea Selatan dan warga negara Korea yang dapat terkena dampak (tindakan) tersebut,” lanjutnya.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Pembatasan ekspor ini akan berlaku mulai hari Senin (7/3) dan ini  akan serupa dengan kontrol ekspor Seoul terhadap Rusia yang diumumkan pekan lalu. 

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Di bawah tindakan itu, Korea Selatan akan melarang ekspor bahan-bahan strategis ke Belarus dan juga memasukkan dua entitas, termasuk Kementerian Pertahanan Belarusia, dalam daftar hitam ekspornya. 

Dikutip dari The Korea Herald, pemerintah mengatakan akan memberlakukan kontrol ekspor terhadap Belarus pada bahan nonstrategis, seperti yang dilakukan untuk Rusia, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Bahan nonstrategis termasuk barang-barang seperti semikonduktor, komputer dan telekomunikasi dan sistem keamanan informasi, yang dikenakan sanksi AS. 

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Seoul pekan lalu memutuskan untuk melarang pengiriman bahan-bahan strategis ke Rusia dan menempatkan 49 entitas, termasuk Kementerian Pertahanan Rusia, dalam daftar hitam ekspornya, sesuai dengan Daftar Entitas AS untuk kontrol ekspor.

Pada pekan lalu, AS dan negara-negara Eropa lainnya mengumumkan sanksi baru terhadap Belarusia, AS mengutuk peran Minsk dalam memfasilitasi serangan Rusia di Ukraina.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korea Selatan Kontrol Ekspor ke Belarus