FIFA Ancam Rusia Dilarang Bermain di Pertandingan Internasional

Tim Cek Fakta | Selasa, 01/03/2022 01:09 WIB


FA Polandia telah menyatakan menolak bermain melawan timnas Rusia. Organisasi sepak bola dunia (FIFA). Foto: minews.id

JAKARTA - Organissi sepak bola dunia, FIFA, mengancam akan melarang tim nasional Rusia mengikuti pertandingan dan turnamen sepak bola internasional. Ancaman itu keluar setelah negara itu menginvasi Ukraina. Demikian kata seorang sumber yang mengetahui soal ini kepada Reuters, Senin (28/2).

FIFA sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan badan sepak bola Eropa UEFA mengenai masalah ini dan keputusan akan dikeluarkan Senin ini.

UEFA akan mengadakan pertemuan pukul 18.00 waktu Eropa tengah atau tepat pukul 24.00 WIB nanti guna memutuskan sejumlah masalah yang berkaitan dengan sepak bola Rusia.

Rusia dijadwalkan menjamu Polandia dalam playoff kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret dan jika mereka diskors pada waktu itu, maka Rusia tersingkir dari mengikuti putaran final Piala Dunia di Qatar tahun ini.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

FA Polandia telah menyatakan menolak bermain melawan timnas Rusia.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Penangguhan itu akan mencakup semua tim nasional Rusia, termasuk tim putri mereka yang akan bertanding dalam kompetisi UEFA Euro 2022 di Inggris pada Juli.

Rusia menyebut aksinya di Ukraina sebagai "operasi khusus" yang tidak dirancang untuk menduduki wilayah, melainkan guna menghancurkan kemampuan militer Ukraina dan menangkap orang-orang yang disebutkan nasionalis-nasionalis berbahaya. (antara)

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
FIFA pertandingan intgernasional Rusia Ukraina