Korban Keenam Tahun Ini, Pembawa Acara Televisi Meksiko Ditemukan Tewas

Yati Maulana | Kamis, 24/02/2022 07:10 WIB


Kerabat dan teman wartawan yang berasal dari negara bagian selatan Veracruz, melaporkan dia hilang Jumat lalu. Aksi unjuk rasa jurnalis Meksiko memprotes banyaknya wartawan yang terbunuh dan menuntut perlindungan negara. Foto: Reuters

JAKARTA - Pembawa acara dan model televisi Meksiko Michelle, Perez Tadeo, yang dikenal sebagai Michell Simon, ditemukan tewas pada Selasa, 22 Februari 2022, di selatan ibu kota, Mexico City, kata pihak berwenang.

Kantor Kejaksaan Agung Mexico City melaporkan bahwa tubuhnya ditemukan terbungkus seprai, oleh pekerja yang memadamkan api di jalan raya Picacho-Ajusco.

Polisi telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan saksi di tempat kejadian, kata juru bicara polisi Ulices Lara Lopex di Twitter.

Pihak berwenang, yang tidak memberikan penyebab kematian, mengatakan mereka sedang mengerjakan jalur investigasi yang berbeda.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Kerabat dan teman wartawan, yang berasal dari negara bagian selatan Veracruz, melaporkan dia hilang Jumat lalu.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Pembunuhannya yang nyata akan membuatnya menjadi pekerja media keenam yang dibunuh di Meksiko tahun ini.

Kelompok perlindungan media dan aktivis mengatakan kelompok kriminal dan geng narkoba, serta pejabat korup, yang kecewa dengan pekerjaan wartawan diduga melakukan banyak pembunuhan.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan pada hari Selasa jumlah wartawan yang tewas di Meksiko tahun ini mengkhawatirkan.

"Saya bergabung dengan mereka yang menyerukan akuntabilitas dan perlindungan yang lebih besar bagi jurnalis Meksiko. Hati saya tertuju kepada orang-orang terkasih dari mereka yang memberikan hidup mereka untuk kebenaran," kata Blinken dalam pesan di Twitter.

Wartawan di kota perbatasan utara Tijuana mengadakan protes pekan lalu untuk mendesak Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengakhiri kekerasan terhadap pekerja media.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wartawan Meksiko Korban Pembunuhan Paling Berisiko