Akibat Depresi, Streamer Game Asal Korea "Jo Jang-mi" Meninggal Bunuh Diri di Usia 27 Tahu

Ariyan Rastya | Senin, 07/02/2022 03:07 WIB


Jo, yang biasa dikenal sebagai BJ Jammi di Twitch (sebuah platform streaming gaming), menderita depresi pasca insiden yang mneimpanya pada 2019 lalu di mana dia menjadi sasaran serangan online.   Jo Jang-mi sreamer game asal Korea. (Foto: google.com)

JAKARTA - Jo Jang-mi, seorang streamer yang dikenal dengan konten game dan mukbang, telah meninggal du usia 27 tahun, menurut laporan media lokal pada hari Minggu (6/2).

Jo, yang biasa dikenal sebagai BJ Jammi di Twitch (sebuah platform streaming gaming), menderita depresi pasca insiden yang mneimpanya pada 2019 lalu di mana dia menjadi sasaran serangan online.  

"Saya sedang menjalani pengobatan untuk depresi saya yang disebabkan oleh komentar," kata Jo saat siaran Twitch pada Mei 2020.

BJ adalah kependekan dari "broadcasting jockey," yang merupakan orang yang merekam diri mereka berbicara, makan, atau bermain game secara langsung di situs penyiaran seperti YouTube atau Twitch.  

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Selama siaran pada tahun 2019, Jo membuat gerakan tangan yang ditafsirkan oleh beberapa pemirsa sebagai sinyal feminisme yang membenci pria. Dia kemudian membuat dua permintaan maaf publik, tetapi komentar negatif terus berlanjut.  

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Tidak diketahui pasti apa penyebab kematian streamer muda tersebut, tetapi sebuah postingan dari seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga melaporkan bahwa dia telah bunuh diri.

"Halo, saya paman Jang-mi, dan saya menulis untuk memberi tahu semua orang bahwa BJ Jammi telah mengakhiri hidupnya sendiri," menurut posting di akun Twitch BJ Jammi. 

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Penyebab kematiannya adalah depresi, yang terjadi karena banyaknya komentar kebencian dan rumor tentang dia,” lanjut postingan tersebut dilansir dari koreajoongangdaily.com.

Sebuah petisi Blue House telah diposting Sabtu meminta pemerintah untuk menghukum mereka yang membuat komentar negatif.

Petisi tersebut mendapat dukungan dari 30.000 orang dalam satu hari. Pada hari Minggu, Jo memiliki sekitar 160.000 pelanggan di Twitch dan 130.000 pelanggan di YouTube. 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Jo Jang mi Bunuh diri Karena Depresi