Serangan Islamofobia berlanjut di seluruh Prancis

akhyar | Selasa, 01/02/2022 22:01 WIB


Dalam serangan lain yang terjadi di provinsi barat daya Toulouse, sebuah kepala dan kulit babi ditinggalkan di depan sebuah pusat komunitas Islam Ilustrasi: Demonstrasi menentang islamophobia. (Foto: Anadolu Agency)

JAKARTA - Serangan Islamofobia berlanjut di seluruh Prancis dengan dua insiden terpisah yang dilaporkan pekan lalu.

Sebuah toko daging dan toko kelontong Muslim yang menjual produk halal di provinsi barat daya Lot-et-Garonne menjadi sasaran pada Minggu malam.

Membakar toko di kota Bon-Encontre, para pembakar menggambar dua svastika di dinding.

Pemadam kebakaran kota melaporkan bahwa toko itu benar-benar terbakar, tetapi tidak ada yang terluka.

Baca juga :
Hukum Puasa Hari Tertentu Karena Tradisi Menurut Syariat

Jaksa penuntut umum memulai penyelidikan atas serangan itu.

Baca juga :
Hari Hiu Paus Sedunia Setiap 30 Agustus, Ini Sejarah hingga Maknanya

Dalam serangan lain yang terjadi di provinsi barat daya Toulouse, sebuah kepala dan kulit babi ditinggalkan di depan sebuah pusat komunitas Islam.

Berbicara kepada media lokal, Abdellatif Mellouki, seorang pemimpin komunitas Muslim, menarik perhatian pada meningkatnya serangan Islamofobia di seluruh negeri.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional

Sementara itu, European Collective for Struggle against Islamofobia, sebuah kelompok advokasi nirlaba, mengaitkan serangan tersebut dengan program TV bernama Zone Interdite yang secara khusus berfokus pada dugaan ancaman Islamisme radikal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Islamophobia Prancis kulit babi radikal