Serangan Islamofobia berlanjut di seluruh Prancis

akhyar | Selasa, 01/02/2022 22:01 WIB


Dalam serangan lain yang terjadi di provinsi barat daya Toulouse, sebuah kepala dan kulit babi ditinggalkan di depan sebuah pusat komunitas Islam Ilustrasi: Demonstrasi menentang islamophobia. (Foto: Anadolu Agency)

JAKARTA - Serangan Islamofobia berlanjut di seluruh Prancis dengan dua insiden terpisah yang dilaporkan pekan lalu.

Sebuah toko daging dan toko kelontong Muslim yang menjual produk halal di provinsi barat daya Lot-et-Garonne menjadi sasaran pada Minggu malam.

Membakar toko di kota Bon-Encontre, para pembakar menggambar dua svastika di dinding.

Pemadam kebakaran kota melaporkan bahwa toko itu benar-benar terbakar, tetapi tidak ada yang terluka.

Baca juga :
Indonesia dan Inggris Luncurkan Dokumen Panduan Dekarbonisasi Sektor Maritim

Jaksa penuntut umum memulai penyelidikan atas serangan itu.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Dalam serangan lain yang terjadi di provinsi barat daya Toulouse, sebuah kepala dan kulit babi ditinggalkan di depan sebuah pusat komunitas Islam.

Berbicara kepada media lokal, Abdellatif Mellouki, seorang pemimpin komunitas Muslim, menarik perhatian pada meningkatnya serangan Islamofobia di seluruh negeri.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Sementara itu, European Collective for Struggle against Islamofobia, sebuah kelompok advokasi nirlaba, mengaitkan serangan tersebut dengan program TV bernama Zone Interdite yang secara khusus berfokus pada dugaan ancaman Islamisme radikal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Islamophobia Prancis kulit babi radikal