Lebih dari 1.400 Penerbangan Amerika Batal Karena Badai

Yati Maulana | Senin, 31/01/2022 13:05 WIB


Diduga ada korban tewas akibat badai yang juga menyebabkan pemadaman listrik. Badai salju di Amerika menyebabkan 1.400 penerbangan dibatalkan. Foto: Reuters

JAKARTA - Lebih dari 1.400 penerbangan Amerika Serikat dibatalkan pada hari Minggu setelah negara bagian timur laut negara itu dihantam badai musim dingin yang mematikan. Hal itu mendorong beberapa negara bagian untuk mengumumkan keadaan darurat sehari sebelumnya.

Jumlah total pembatalan penerbangan di dalam, dan keluar Amerika Serikat adalah sekitar 1.450 pada Minggu sore, menurut situs web pelacakan penerbangan FlightAware.com. Sebanyak 1.774 penerbangan terkait AS lainnya ditunda, seperti data yang dikutip Reuters.

Bandara LaGuardia dan Bandara Internasional John F. Kennedy di New York City dan Bandara Internasional Boston Logan termasuk di antara yang paling parah terkena penundaan dan pembatalan.

Badai musim dingin yang ganas pada hari Sabtu menurunkan salju setinggi lebih dari 60 cm di beberapa daerah yang disertai membawa angin kencang, mendorong ribuan pembatalan penerbangan dan Rhode Island juga negara bagian lain membatasi akses ke jalan.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Kota Islip di Long Island di New York adalah yang paling parah terkena dampak di seluruh negara bagian, Gubernur Kathy Hochul mengatakan kepada WCBS-TV pada hari Minggu. "Kami akan memberi mereka penghargaan bola salju emas untuk minggu ini, badai ini. Tingginya 24,7 inci," kata Hochul.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

"Badai bergerak keluar dari wilayah kami tadi malam, tetapi kami berharap akan membersihkan lebih banyak jalan dan bekerja dengan utilitas kami sepanjang hari ini dan besok," kata Letnan Gubernur Massachusetts Karyn Polito pada briefing Minggu pagi.

Di negara tetangga Kanada, cuaca dingin terburuk telah berakhir di Atlantik Kanada, tetapi banyak komunitas berurusan dengan sisa salju yang bertiup, hujan, angin kencang, dan gelombang badai pada hari Minggu, menurut saluran Weather Network.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Kondisi di pulau Nantucket di Massachusetts membaik pada hari Minggu setelah jalan raya nor`easter banjir dan menyebabkan pemadaman listrik yang besar pada hari Sabtu, kata departemen kepolisian setempat. Air cukup dalam untuk dua siswa sekolah menengah mendayung kano di sepanjang jalan yang banjir, menurut sebuah foto yang diposting di media sosial.

Di Massachusetts, sekitar 31.000 dari 2,6 juta pelanggan tanpa listrik pada Minggu pagi, menurut situs web PowerOutage.us. Perusahaan utilitas Eversource Energy (ES.N) mengatakan sebagian besar pelanggannya yang masih tanpa listrik akan mendapatkannya kembali pada akhir hari pada hari Senin.

Cuaca mungkin telah menyebabkan setidaknya tiga kematian di New York saja, semuanya di Long Island. Salah satunya adalah seorang wanita tua yang ditemukan pada hari Sabtu di tempat parkir hotel di Uniondale, New York, dengan jendela mobilnya terbuka, menurut Departemen Kepolisian Kabupaten Nassau. Pihak berwenang juga melaporkan kematian dua pria, usia 53 dan 75, yang pingsan saat menyekop salju di lokasi terpisah di kota Syosset di Long Island pada Sabtu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Badai Salju. Amerika Serikat Penerbangan Batal