Allison Fluke-Ekren Warga Kansas Pemimpin Batalyon Perempuan ISIS

Akhyar Zein | Minggu, 30/01/2022 12:50 WIB


Jaksa mengatakan Fluke-Ekren berniat merekrut sejumlah anggota untuk menyerang sebuah kampus di AS dan merundingkan soal serangan teroris di sebuah pusat perbelanjaan. Allison Fluke-Ekren, 42 tahun didakwa karena bergabung dengan kelompok ISIS dan memimpin batalyon militan bersenjata senapan AK-47 yang semua anggotanya perempuan.(foto: AP/ nypost.com)

JAKARTA - Allison Fluke-Ekren, 42 tahun, seorang perempuan yang pernah tinggal di Kansas, Amerika Serikat (AS) telah ditangkap setelah jaksa federal mendakwanya karena bergabung dengan kelompok ISIS dan memimpin batalyon militan bersenjata senapan AK-47 yang semua anggotanya perempuan.

Jaksa AS di Alexandria, Virginia, pada Sabtu (29/1) mengumumkan bahwa Fluke-Ekren, didakwa memberikan dukungan material kepada sebuah organisasi teroris.

Jaksa mengatakan Fluke-Ekren berniat merekrut sejumlah anggota untuk menyerang sebuah kampus di AS dan merundingkan soal serangan teroris di sebuah pusat perbelanjaan.

Sebuah pernyataan tertulis resmi dari FBI juga menuding bahwa Fluke-Ekren menjadi pemimpin sebuah unit ISIS bernama "Khatiba Nusaybah" di Kota Raqqa, Suriah pada akhir 2016.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya
Unit yang semua anggotanya perempuan itu terampil menggunakan senapan AK-47, granat dan sabuk bunuh diri.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ISIS Fluke Ekren Kansas organisasi teroris