Tertibkan Asset Negara, Ditjen Hubla Susun Laporan Wasdal BMN

Tim Cek Fakta | Senin, 10/01/2022 18:49 WIB


Kegiatan penyusunan laporan dan pengendalian asset BMN juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan jajaran Ditjen Perhubungan Laut dalam rangka pencapaian penilaian Kementerian Keuangan yaitu penilaian prestasi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Plt. Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha. Foto: hubla/katakini.com

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan menyusun laporan pengawasan dan pengendalian Barang Milik Negara (Wasdal BMN). Kegiatan ini untuk meningkatkan tertib administrasi pengelolaan BMN di lingkungan Ditjen Hubla.

“Selain itu melalui pegawasan dan pengendalian asset juga dimaksudkan untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan Barang Milik Negara sehingga akan meningkatkan asas manfaat BMN dalam menunjang pelaksanaan tugas di bidang penatausahaan dan Pengelolaan BMN yang dimiliki Direktorat Jenderal Perhubungan Laut” kata Plt. Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Arif mengatakan, kegiatan penyusunan laporan dan pengendalian asset BMN juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan jajaran Ditjen Perhubungan Laut dalam rangka pencapaian penilaian Kementerian Keuangan yaitu penilaian prestasi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Terkait dengan hal ini, Arif meminta agar penyusunan laporan Wasdal asset BMN dilakukan secara periodik, setiap awal tahun oleh Kuasa Pengguna Barang dan melaporkannya secara berjenjang kepada Pengguna Barang dan Pengelola Barang yaitu Kementerian Keuangan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak
Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wasdal BMN Ditjen Hubla asset negara