419 Laksanakan Ibadah Umrah, Pertama Sejak Pandemi

Akhyar Zein | Sabtu, 08/01/2022 13:06 WIB


Kemenag menahan dan membatalkan rencana  awal pemberangkatan umrah yang sudah ditetapkan pada Desember 2021 dengan melihat kondisi pandemi Covid-19 pada akhir tahun. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief saat melepas 419 orang untuk melaksanakan ibadah umrah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (8/1/2022) (foto: Antara)

JAKARTA - Pertama kali sejak Indonesia tidak mengirimkan jamaah karena pandemi Covid-19, Sabtu, seperti yang dialnsir Antara, Kementerian Agama melepas sebanyak 419 orang untuk melaksanakan ibadah umrah.

"Semoga Allah  subhanahu wa ta`ala  meridai kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah umrah, serta bangsa dan negara," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief dalam keterangan tertulis.

Kemenag menahan dan membatalkan rencana  awal pemberangkatan umrah yang sudah ditetapkan pada Desember 2021 dengan melihat kondisi pandemi Covid-19 pada akhir tahun.

Ia berpesan agar para jamaah mematuhi aturan pencegahan penularan Covid-19 baik di Tanah Air maupun Arab Saudi.

Baca juga :
Komisi VIII DPR: Tambahan Biaya Haji 2026 Harus Ditanggung Negara

"Jaga kepercayaan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Tunjukkan bahwa jamaah umrah Indonesia patuh pada aturan, khususnya patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Ingatlah, pandemi Covid-19 belum berakhir," kata dia.

Baca juga :
Arteta: Arsenal Tanpa Rasa Takut di Fase Krusial Musim Ini

Sesuai arahan Menag, pihaknya tengah memfinalisasi peraturan tentang penyelenggaraan umrah di masa pandemi, termasuk yang terkait integrasi sistem dengan pemerintah Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan jamaah.

"Proses verifikasi sertifikasi vaksin, tes kesehatan, karantina, dan screening kesehatan dilaksanakan secara mudah, cepat, valid, akurat, serta menjamin kepatuhan persyaratan yang telah ditentukan oleh kedua negara, Indonesia dan Arab Saudi," katanya.

Baca juga :
JD Vance Mungkin Pimpin Lagi AS dalam Negosiasi Kedua dengan Iran

Menurutnya, persiapan penyelenggaraan melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian, Satgas Covid-19, Otoritas Bandara, serta BNPB.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia atas dukungannya terhadap penyelenggaraan ibadah umrah kali ini, termasuk kepada kementerian/lembaga yang turut berpikir dan bekerja untuk suksesnya pemberangkatan jamaah umrah.

"Kami menitipkan jamaah umrah Indonesia untuk mendapatkan pelayanan terbaik sebagai tamu Allah, saudara sesama muslim dan pengunjung dua Tanah Suci," demikian Hilman Latief.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ibadah Umrah Pandemi Protokol kesehatan