Presiden Mauritania Dinyatakan Positif Covid-19

| Rabu, 05/01/2022 09:59 WIB


Presiden Mauritania Mohamed Ould El-Ghazouani sebelumnya mengalami demam. Presiden Mauritania Mohamed Ould El-Ghazouani. Foto: Antara

JAKARTA - Presiden Mauritania Mohamed Ould Ghazouani menunjukkan gejala ringan Covid-19 pada Selasa, 4 Januari 2022. Menurut Kantor Kepresidenan, hasil itu didapat setelah Ould menjalani tes Covid.

Ghazouani, yang menjabat sebagai presiden pada Agustus 2019, diketahui terinfeksi virus corona setelah mengalami demam. Pernyataan itu diunggah ke Facebook oleh kantor kepresidenan Mauritania seperti dilansir dari Reuters.

Mauritania mencatat sebanyak 490 kasus infeksi virus corona baru pada Senin, 3 Januari 2021, yang merupakan jumlah kasus harian tertinggi sejak awal pandemi Covid-19.

Negara di Afrika Barat itu sejauh ini telah melaporkan 862 kematian akibat Covid-19 dari total 4,6 juta penduduknya.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 2,3 juta dosis vaksin Covid telah diberikan pada penduduk Mauritania.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Mauritania Positif Covid Afrika Barat