
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (Istimewa)
JAKARTA - Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memaparkan lima kebijakan utama yang menjadi prioritas pada tahun 2022. Pertama, OJK akan fokus pada penerapan bursa karbon dan implementasi ekonomi hijau yang juga akan didukung dengan taksonomi hijau yang sebentar lagi akan diterbitkan.
“Kita harus mempersiapkan operasionalisasi infrastruktur bursa karbon dan juga tentunya legalitas yang akan segera kami siapkan,” jelasnya dalam pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual, Senin (3/1/2022).
OJK juga akan meneruskan optimalisasi indeks bursa berbasis ESG sebagai bentuk pengembangan dari ESG Leader Indeks. Salah satunya yakni, Indeks Sri Kehati.
Kedua, perluasan basis emiten di antaranya melalui sekuritisasi aset dan pembiayaan proyek strategis. “Di mana jumlahnya cukup besar di tahun 2020-2024 yaitu Rp 6.445 triliun,” ujarnya.
Selain itu, akomodir perusahaan start-up berbasis teknologi juga tidak lepas dari fokus, diiringi dengan peningkatan literasi dan edukasi khususnya bagi investor ritel. Salah satu bentuk kemudahan yang diberikan OJK adalah dengan mengeluarkan kebijakan Multiple Voting Share (MVS) pada pertengahan Desember lalu.
Lebih lanjut, pada fokus ketiga OJK akan mempermudah para UMKM yang ingin mencari dana lewat pasar modal dengan melalui platform securities crowdfunding.
Fokus keempat adalah pengembangan instrumen derivatif untuk indeks saham, suku bunga (forward rate agreement dan swap), derivatives nilai tukar (swap, forward rate dan options).
Tak ketinggalan, fokus kelima yang akan digarap oleh OJK tahun ini, yaitu percepatan penyelesaian infrastruktur Central Counterparty Clearing House (CCP). Kebijakan tersebut merupakan terobosan yang penting bagi pendalaman pasar keuangan Indonesia.
“Kebijakan tersebut tidak akan efektif apabila tidak ada sinergi dari semua pemangku kepentingan sehingga kami mengundang untuk kita bersama-bersama bekerjasama bersama kami,” pungkasnya.
Jum'at, 10/04/2026